Seiring berjalannya waktu lansia akan mengalami proses penuaan yang mencakup penurunan daya tahan fisik yang menyebabkan penyakit degeneratif salah satunya adalah hipertensi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan merancang program yang integratif untuk memberdayakan lansia dengan pendekatan multidimensional yang mengintegrasikan aspek kesehatan fisik, mental, sosial lansia. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, demonstrasi, dan melakukan simulasi pada 21 lansia di RW 05 Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri selama tiga minggu. Keberhasilan program diukur menggunakan penilaian peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Integrated SMART aging terbukti efisien meningkatkan 85,7% pengetahuan mengenai aktivitas fisik pada lansia, 100% kader aktif mengikuti demonstrasi, dan 95,2% lansia dapat melakukan kegiatan pembuatan minuman herbal. Maka, diperlukan upaya keberlannjutan program melalui pembentukan kelompok kerja yang beranggotakan lansia.
Copyrights © 2024