Jurnal Archipelago
Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Archipelago

Kajian Pengembangan Kawasan di Tepian Air dan Pesisirnya

Ronaldy Lovina (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2023

Abstract

Terjadinya ketimpangan pembangunan diakibatkan oleh pembangunan yang kurang merata, hal ini disebabkan oleh aksessibilitas dan ketersediaan infrastruktur yang merata sehingga membuat minat investasi berkurang. Menjangkau tujuan yang diinginkan memerlukan ketepatan jadwal keberangkatan armada transportasi dan tentunya akan ditentukan juga oleh potensi yang dapat di eksploitasi dan dieksplorasi. Jika dilihat dari luasnya wilayah Kepulauan Riau dengan luas laut 98 % yang memiliki 2.025 pulau maka ini menjadi tantangan didalam mengembangkan kawasan sehingga perlu dilakukan penataan kawasan tepian air dan kawasan pesisirnya, terutama yang jauh dari kepadatan penduduk atau perkotaan. Dengan dilakukan re-develompent kawasan pesisir yang memiliki produksi unggulan utama dibidang kelautan dan perikanan, maka akan memberikan multiplier effect kepada masyarakat yang disebabkan oleh pengaruh minat dan investasi dibidang sumber daya kelautan dan perikanan. Maka model kota pantai yang dilakukan adalah menyesuaikan dengan kondisi bentang alam yang ada pada wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Maka dengan demikian kota berbasis kepulauan dan perairan akan menjadi penyeimbang terhadadap wilayah daratan yang sudah tumbuh sejak lama.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences Other

Description

Jurnal Archipelago adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dan dikelola oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang berfokus pada isu-isu seputar Tata Kelola Pemerintahan. Artikel yang diterbitkan oleh Jurnal Archipelago diseleksi setelah melalui ...