Era digital saat ini, teknologi berperan penting dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Di Indonesia, BPJS meluncurkan aplikasi mobile JKN untuk memudahkan akses layanan kesehatan seperti pendaftaran rawat jalan secara online. Namun, partisipasi pengguna aplikasi ini di RSU GMIM Bethesda Tomohon masih rendah. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara mendalam dan analisis konten menunjukkan bahwa kendala teknis, kurangnya sosialisasi, dan rendahnya literasi teknologi menjadi faktor utama yang memengaruhi penggunaan aplikasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan sosialisasi tentang aplikasi mobile JKN ialah hambatan utama dalam meningkatkan partisipasi. Meskipun fasilitas teknologi dan dukungan rumah sakit telah ditingkatkan, literasi digital masyarakat masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan penelitian ini ialah RSU GMIM Bethesda Tomohon perlu melanjutkan upaya sosialisasi dan edukasi serta mengembangkan infrastruktur teknologi untuk memastikan penggunaan aplikasi mobile JKN dapat lebih optimal. Dengan fokus pada peningkatan literasi digital dan sosialisasi intensif, diharapkan tingkat partisipasi dalam pendaftaran rawat jalan melalui aplikasi mobile JKN dapat meningkat
Copyrights © 2024