Pendahuluan: Persalinan Sectio Caesarea (SC) merupakan proses pembedahan untuk melahirkan janin melalui irisan pada dinding perut dan dinding rahim. Persalinan SC membuat pasien merasakan nyeri pada abdomen. Nyeri dapat diatasi dengan melaksanakan manajemen nyeri. Manajemen nyeri merupakan salah satu intervensi keperawatan yang dapat diterapkan untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengaplikasikan manajemen nyeri pada pasien post SC dalam asuhan keperawatan maternitas. Metode: Metode studi kasus digunakan pada studi ini dengan melakukan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil: Hasil dari manajemen nyeri yang dilakukan selama 2 hari diperoleh penurunan nyeri post SC pada pasien dari skala 5 (skala 1-10) menjadi skala 1. Kesimpulan: Manajemen nyeri teknik relaksasi napas dalam dapat digunakan untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien post SC. Saran: Direkomendasikan kepada perawat yang bertugas di ruang nifas untuk mengaplikasikan manajemen nyeri teknik relaksasi napas dalam untuk menurunkan intensitas nyeri yang dirasakan pasien.
Copyrights © 2024