Kota Metro sebagai data awal terbentuknya Metro Creative Hub dan memberikan referensi bentuk organisasi dan organisasi Metro Creative Hub. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menerapkan Diskusi Kelompok Terarah atau Focus Group Discussion (FGD) dan metode desain Matt Cooke guna menentukan citra Metro Kreatif Hub sebagai wahana terhubungnya antara stakeholder kreatif kota Metro. Kesimpulannya, responden menginginkan alternatif jenis logo sebagai identitas yang mencerminkan Pusat, Kreatif, Modern, Sejarah, dan Ekonomi Kreatif dengan pendekatan ruang-ruang inklusif bagi para komunitas kreatif. Dari aspek fisik, creative hub menyediakan ruang untuk berkarya bagi komunitas kreatif serta berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi industri kreatif. Sebagai entitas fisik, creative hub biasanya terletak di satu lokasi yang berfungsi sebagai pusat kegiatan. Logo digunakan sebagai merek untuk merepresentasikan eksistensi dan konektivitas komunitas kreatif, menjadi sarana untuk lebih dalam mengeksplorasi kota Metro.
Copyrights © 2024