Pandemi Covid-19 diawal tahun 2020 mulai berdampak pada dunia Pendidikan. Pemerintah mulaimemberikan kebijakan untuk menutup seluruh institusi Pendidikan di berbagai jenjang demi mencegahpenyebaran virus covid 19 dengan menggantikan pembelajaran tatap muka secara langsung menjadipembelajaran jarak jauh atau online. Dengan terlaksananya pembelajaran online menimbulkan respon positivedan respon negative dari mahasiswa. Berdasarkan permasalahan ini, maka peneliti meyakini bahwa perludilakukan penelitian karena penulis melihat perkembangan pembelajaran online yang kurang efektif. Tujuanpenelitian. Ini untuk mendeskripsikan respon mahasiswa Universitas Bandar Lampung terhadap pembelajaranonline. Pendekatan penelitian yang peneliti pakai yaitu kualitatif dengan sifat penelitian deskriptif karenadalam penelitian ini menarik kesimpulan berupa deskripsi data secara rinci. Dengan pengumpulan data melaluiobservasi, wawancara dan dokumentasi dengan sampel yang menjadi reponden sebanyak 50 mahasiswa aktifUniversitas Bandar Lampung Angkatan 2017-2020 dengan menggunakan teknik pengumpulan data primer dansekunder. Dari hasil penelitian mahasiswa merespon bahwa perkuliahan online merupakan solusi terbaik untuktetap bisa mengikuti perkuliahan dimasa pandemi agar dapat meminimalisir penyebaran virus Covid-19.Namun mahsiswa juga merspon bahwa perkuliahan online ini merupakan pembelajaran yang sudah efektifnamun gangguan signal yang tidak stabil menjadi problem utama yang dialami oleh mahasiswa.
Copyrights © 2022