Desa Bahutara, Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna merupakan salah satu daerah yang jika curah hujan tinggi maka akan terjadi bencana banjir. Hal ini terjadi dikarenakan meluapnya bendungan di daerah tersebut sehingga merugikan masyarakat yang tinggal di sekitaran sungai yang mengakibatkan beberapa rumah warga tergenang air. Apabila hujan turun secara tiba-tiba dan dengan curah yang sangat deras maka akan membuat warga kesulitan untuk membuka tutup pintu bendungan tersebut. Dikarenakan adanya kesulitan dalam membuka pintu bendungan saat terjadi hujan, sehingga perlu dirancang dan dibangun sistem monitoring pintu bendungan otomatis. Sistem yang akan dibangun menggunakan algoritma fuzzy dikarenakan proses perhitungan yang cepat dan akurat serta tidak perlu melewati proses defuzzyfikasi yang membuat proses perhitungan menjadi lama. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk membangun sistem monitoring dan alat pendeteksi pintu pembendung air secara otomatis Pada pengujian keakuratan sensor dilakukan dalam 9 kali percobaan, pada percobaan pertama sampai percobaan ketiga dan pada percobaan ketujuh dan kesembilan ketinggian air dalam wadah dengan pembacaan sensor sangat akurat dengan selisih 0 dan nilai galatnya 0. Pada percobaan keempat hingga keenam dan kedelapan keakuratan pembacaan sensor dengan hasil pengukuran manual berkurang dan mendapatkan selisih saat dilakukan percobaan dan mendapatkan rata-rata error 0.013%.
Copyrights © 2023