p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ANIMATOR semanTIK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM MONITORING PINTU PEMBENDUNG AIR OTOMATIS MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY BERBASIS PROTOTYPE: Studi Kasus (Bendungan Larobay) Harninda Wulandari; Statiswaty; Ilham Julian Effendi; Sutardi
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bahutara, Kecamatan Kontukowuna, Kabupaten Muna merupakan salah satu daerah yang jika curah hujan tinggi maka akan terjadi bencana banjir. Hal ini terjadi dikarenakan meluapnya bendungan di daerah tersebut sehingga merugikan masyarakat yang tinggal di sekitaran sungai yang mengakibatkan beberapa rumah warga tergenang air. Apabila hujan turun secara tiba-tiba dan dengan curah yang sangat deras maka akan membuat warga kesulitan untuk membuka tutup pintu bendungan tersebut. Dikarenakan adanya kesulitan dalam membuka pintu bendungan saat terjadi hujan, sehingga perlu dirancang dan dibangun sistem monitoring pintu bendungan otomatis. Sistem yang akan dibangun menggunakan algoritma fuzzy dikarenakan proses perhitungan yang cepat dan akurat serta tidak perlu melewati proses defuzzyfikasi yang membuat proses perhitungan menjadi lama. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk membangun sistem monitoring dan alat pendeteksi pintu pembendung air secara otomatis Pada pengujian keakuratan sensor dilakukan dalam 9 kali percobaan, pada percobaan pertama sampai percobaan ketiga dan pada percobaan ketujuh dan kesembilan ketinggian air dalam wadah dengan pembacaan sensor sangat akurat dengan selisih 0 dan nilai galatnya 0. Pada percobaan keempat hingga keenam dan kedelapan keakuratan pembacaan sensor dengan hasil pengukuran manual berkurang dan mendapatkan selisih saat dilakukan percobaan dan mendapatkan rata-rata error 0.013%.
Penerapan Metode Composite Performance Index (CPI) Pada Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Beasiswa Wawonii Cerdas eka wahyu hidayati; Bambang Pramono; Sutardi
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian bantuan keuangan kepada pelajar atau mahasiswa, yang dikenal sebagai beasiswa, bertujuan untuk mendukung kelangsungan pendidikan mereka. Seleksi calon penerima Beasiswa Wawonii Cerdas tidaklah sederhana karena pihak pengelola harus menilai berbagai kriteria dan memastikan persyaratan yang telah ditetapkan terpenuhi. Meskipun demikian, proses seleksi calon penerima beasiswa Wawonii Cerdas seringkali menimbulkan beberapa kendala, seperti memakan waktu lama dan memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi. Kesulitan ini terjadi karena penilaian masih dilakukan secara manual dalam proses seleksi tersebut. Sistem ini dibuat dengan mengadopsi metode Composite Performance Index (CPI) guna menyusun urutan prioritas calon penerima beasiswa. Metode CPI mengadopsi pendekatan pemecahan masalah melalui Sistem Pengambilan Keputusan Berbasis Kriteria Ganda (MCDM), yang memiliki kemampuan menetapkan prioritas dalam analisis multikriteria. Selain itu, sistem ini menggunakan metode pembobotan, seperti Rank Order Centroid (ROC), untuk mengatributkan bobot pada setiap kriteria yang ada. Tingkat ketepatan yang berhasil dicapai dengan menerapkan Metode Composite Performance Index (CPI) dalam sistem dukungan keputusan seleksi beasiswa Wawonii Cerdas mencapai 90,8%.
Analisis Penerapan Load Balancing, Caching, Dan Honeypot Dengan Konsep Cdn Untuk Optimalisasi Kinerja Server Ageng Arya Khrysna Dwipangga; Isnawaty; L.M.Bahtiar Aksara; Sutardi; Ihsan Sarita; LM. Fid Aksara
SemanTIK : Teknik Informasi Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): SemanTIK Teknik Informasi
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/semantik.v11i1.148

Abstract

Pada era digital saat ini, kebutuhan layanan internet yang cepat, andal, dan aman semakin meningkat di berbagai sektor. Namun, tingginya beban lalu lintas sering menyebabkan penurunan performa server, seperti peningkatan waktu respons dan downtime. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kinerja server dengan menerapkan konsep Content Delivery Network (CDN) melalui teknik Load Balancing, Caching, dan Honeypot. Load Balancing digunakan untuk mendistribusikan lalu lintas secara merata, sedangkan Caching berfungsi mengurangi beban pada server utama dan mempercepat akses data. Honeypot ditambahkan untuk mendeteksi aktivitas berbahaya tanpa mengganggu sistem utama. Metode pengujian yang digunakan adalah stress testing guna mengevaluasi performa server sebelum dan sesudah penerapan teknik optimalisasi. Hasil menunjukkan peningkatan performa signifikan, dengan penurunan response time hingga 45,80%, peningkatan throughput sebesar 85,25%, serta penurunan penggunaan CPU hingga 62,64%. Penggunaan memori meningkat 7,60% akibat cache, namun tetap dalam batas efisien. Honeypot berhasil merekam aktivitas serangan secara real-time, memberikan data penting untuk analisis keamanan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi teknik tersebut efektif dalam meningkatkan kinerja dan keamanan server, serta relevan diterapkan pada sistem dengan beban tinggi.  In today's digital era, the need for fast, reliable and secure internet services is increasing in various sectors. However, high traffic loads often lead to decreased server performance, such as increased response time and downtime. This research aims to optimize server performance by applying the Content Delivery Network (CDN) concept through Load Balancing, Caching, and Honeypot techniques. Load Balancing is used to distribute traffic evenly, while Caching serves to reduce the load on the main server and speed up data access. Honeypot is added to detect malicious activity without disturbing the main system. The test method used is stress testing to evaluate server performance before and after the implementation of optimization techniques. The results show a significant performance improvement, with a decrease in response time by 45.80%, an increase in throughput by 85.25%, and a decrease in CPU usage by 62.64%. Memory usage increased by 7.60% due to caching, but remained within efficient limits. The honeypot successfully recorded attack activities in real-time, providing important data for security analysis. These results show that the integration of these techniques is effective in improving server performance and security, and is relevant to high-load systems.