Penelitian ini betujuan untuk menentukan status gizi balita yang terbagi menjadi 3 kategori, gizi kurang, gizi normal dan gizi lebih. Analisis ini menggunakan 3 atribut data dalam proses penentuan status gizi yaitu usia, tinggi badan, dan berat badan Balita. Sampel penelitian ini diolah dengan mengguakan metode K-Means clustering. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data sekunder sebanyak 100 data. Data ini yang akan menjadi objek uji pada penelitian yang akan dikelompokan berdasarkan kategori yang telah ditentukan dengan menggunakan K-Means clustering. K-Means termasuk algoritma pengelompokan interaktif dimana K-Means melakukan partisi sel data ke dalam sejumlah k cluster yang sudah ditetapkan di awal. Dengan menggunakan 30 data uji yang dilakukan iterasi sebanyak 2 kali dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 Balita yang mengalami gizi kurang, 11 Balita yang mengalami gizi lebih dan 16 Balita yang mengalami gizi normal. Berdasarkan hasil tersebut perlu dilakukan pemantauan lebih lanjut terhadap Balita yang mengalami gizi kurang dan gizi lebih baik dilakukan oleh pihak Kesehatan maupun orang Tua. Kata kunci— Sistem Informasi Geografis, Gizi Balita, K-Means Clustering.
Copyrights © 2023