Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Algoritma Simon Pada Aplikasi Kamus Perubahan Fi’il (Kata Kerja Bahasa Arab) Berbasis Android Rahmad Akbar; Bambang Pramono; Rizal Adi Saputra
Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika Vol 13 No 1 (2021): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ti.v13i1.1850

Abstract

Keywords — String Matching Algorithm, Simon Algorithm, Android Fi'il Changes Dictionary Shorof science or Tashrif is the scientific field of word derivation in Arabic, one focus of the discussion in this field is the process of changing verbs or also known as Fi'il into several other types of words, such as Fi'il Mudhori ', Fi'il Madhi , Fi'il Amr, Fi'il Nahi, Isim Fa'il, Isim Maf'ul, Isim Zaman, Isim Makan, Isim Alat, Masdar or Masdar mim. The process of learning Shorof science is still mostly carried out in traditional ways, especially in the pesantren environment by memorizing the derivatives of these words and their translations. While one of the basic books that is often used is the book Amtsilah At-Tashrifiyah written by KH.Ma'shum bin Ali as a reference for the process of changing words, while looking for a translation in Indonesian must use an Arabic-Indonesian dictionary. This study aims to simplify the word search process by making an android-based dictionary of Fi'il change and utilizing the Simon Algorithm as a word search method, so as to simplify the learning process of Shorof's knowledge. Simon's algorithm is a string matching algorithm where the matching phase is carried out from left to right by initializing each index on a given pattern. After testing, the word search process can be carried out with an average running time of 3.67097786 milli second for searching Indonesian words and 23.8447333 milli second for searching Arabic words.
Implementasi Algoritma Multiply With Carry Generator (MWCG) dalam Pengacakan Soal Ujian Semester Berbasis Web pada SMKN 1 Kendari Rizal Adi Saputra; Iklil Awalda Tariza; Bambang Pramono
Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol 7, No 1 (2022): JURNAL INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/informatika.v7i1.16125

Abstract

A semester exam conducted using google form on SMK 1 Kendari could be used as a loophole for cheating. It is requires a system that can randomize the question using specified algorithm.  Multiply With Carry Generator algorithm is a simple interlinear numbers algorithm that can be used to solve this problem. In several previous studies, this algorithm has been widely used to generate random numbers in several programming applications. They are outgrown by the algorithm Multiply With Carry Generator, which is at the speed of generating random numbers and also the length of the randomness cycle produced by Multiply With Carry Generator, which uses two seeds to produce more seed variations. Based on testing runs perform to test the randomize of the algorithm Multiply With Carry Generator in 10 students with 20 numbers of question produce randomize question with test results received . It’s prove that Multiply With Carry Generator algorithm can be used to randomize the question and can be implemented in SMK 1 Kendari exam test system.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENERIMA BLT DENGAN MENERAPKAN ALGORITMA MOORA Ryan Adryana; Bambang Pramono; Jumadil Nangi
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Mowila merupakan wilayah dataran yang memiliki wilayah seluas 129,4 Km2 atau 8,95% dari luas wilayah daratan Kabupaten Konawe Selatan mempunyai 20 wilayah desa dengan desa yang terluas adalah Desa Pudahoa dengan luas wilayah 21,0 Km2 atau 16,6% dari luas Kecamatan Mowila. Untuk desa yang terkecil adalah Desa Mulyasari dan Wonua Sari dengan luas wilayah 2 Km2 atau 1,7% dari Luas Kecamatan Mowila. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer yang dapat mengatasi masalah ini, sistem ini berguna untuk memudahkan pengambilan keputusan yang terkait dengan masalah seleksi penerima BLT untuk keluarga miskin, sehingga akan didapatkan keluarga yang paling layak diberi BLT. Dalam sistem pendukung keputusan terdapat banyak metode, salah satunya yaitu Metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA) Metode MOORA memiliki tingkat fleksibilitas dan kemudahan untuk dipahami dalam memisahkan bagian subjektif dari suatu proses evaluasi kedalam kriteria bobot keputusan dengan beberapa atribut pengambilan keputusan sehingga mudah dipahami dan fleksibel dalam memisahkan objek hingga proses evaluasi kriteria bobot keputusan serta memiliki tingkat selektifitas yang baik karena dapat menentukan tujuan dan kriteria yang bertentangan, yaitu kriteria yang bernilai menguntungkan (Benefit) atau yang tidak menguntungkan (Cost). Pengujian algoritma MOORA mengunakan metode Confusion Matrix untuk mengetahui besaran akurasi dalam penggunaan metoda MOORA untuk menentukan penerima Bantuan Langsung Tunai di Desa Mulyasari.
IMPLEMENTASI METODE PEWARNAAN GRAF MENGGUNAKAN ALGORITMA GREEDY UNTUK MENENTUKAN JADWAL MATA PELAJARAN PADA SMKN 4 KENDARI: Studi kasus : SMK Negeri 4, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara Muhammad Fadel; Bambang Pramono; Statiswaty
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembuatan jadwal mata pelajaran di SMK Negeri 4 Kendari masih dikerjakan secara manual, yaitu menggunakan Microsoft Office Excel. Sistem penjadwalan manual yang diterapkan saat ini adalah berdasarkan hasil rapat guru. Selain itu, masih terdapat kesalahan-kesalahan yang terjadi, seperti adanya mata pelajaran dan guru yang akan mengajar di waktu yang sama tetapi di kelas yang berbeda. Untuk membantu pengolahan jadwal mata pelajaran, diperlukan adanya suatu sistem informasi penjadwalan agar jadwal kegiatan belajar mengajar dapat terselesaikan dengan cepat dan akurat serta mengurangi tingkat kesalahan yang biasa terjadi. Metode yang diterapkan pada sistem yang akan dikembangkan adalah metode pewarnaan graf dengan menggunakan algoritma greedy. Pewarnaan graf yaitu pemberian warna pada elemen graf yang akan dijadikan subjek dalam memahami suatu permasalahan dengan menentukan jumlah hasil minimum pada pewarnaan graf adalah algoritma Greedy. Algoritma ini dapat mencari solusi untuk penjadwalan mata pelajaran dengan cara menggunakan tolak ukur mata pelajaran, kelas, dan jam pelajaran yang telah terhubung dengan masing-masing guru mata pelajaran sekolah. Penerapan algoritma greedy dapat membantu penjadwalan pada sekolah tersebut mulai dari penentuan komponen yang digunakan pada saat penjadwalan hingga penentuan hari pada masing-masing mata pelajaran untuk tiap kelas.
Rancang Bangun Sistem Informasi Pengarsipan Surat (Studi Kasus : Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara) Riska amelia alwi; Aldriani Adhyaksa; Dhea Angellena Engel; Bambang Pramono
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2023): Volume 1 Number 3 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak bisa dipungkiri, bahwa perkembangan sistem informasi saat ini berkembang pesat. Sistem informasi saat ini digunakan untuk membantu banyak orang dalam memudahkan pekerjaanya, salah satunya sistem informasi berbasis website. Pengarsipan surat masuk dan keluar di kantor sangat penting dalam menjaga efisiensi dan keberlanjutan operasional sebuah organisasi. Dengan sistem pengarsipan yang baik, surat-surat yang masuk dan keluar dapat diatur dengan rapi dan mudah diakses, memungkinkan para karyawan untuk mengelola informasi dengan lebih efektif. Adapun tempat penelitian ini dilakukan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu pegawai dalam memudahkan proses pengarsipan surat masuk dan surat keluar. Berdasarkan hasil pengujian, sistem informasi yang telah dirancang dapat berjalan sesuai yang diharapkan, dimana setiap fitur dapat digunakan dengan baik. Pembuatan sistem informasi pengarsipan surat ini diharapkan dapat dikembangkan dengan baik oleh Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara agar proses pengarsipan menjadi efektif dan lebih baik dari sebelumnya. Kata kunci— sistem informasi, pengarsipan, website
SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENENTUAN PRIORITAS CALON PENERIMA KARTU INDONESIA PINTAR (KIP) MENGGUNAKAN METODE PREFERENCE RANKING ORGANIZATION METHOD FOR ENRICHMENT EVALUTION (PROMETHEE) Diah Ayu Ningtiyas; Jumadil Nangi; Bambang Pramono; Dewi Sari Sumitro
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan kartu yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya yang berusia 7-18 tahun secara gratis. Dalam penentuan prioritas calon penerima KIP di SMA Negeri 4 Kendari tidaklah mudah karena pihak sekolah harus melihat dan menyeleksi berbagai aspek dan kriteria yang sudah ditetapkan. Namun, kesalahan atau kekeliruan biasa terjadi pada proses penentuan prioritas calon penerima KIP dan memerlukan waktu yang lama. Hal ini disebabkan karena dalam proses penyeleksian masih menggunakan cara manual. Maka dari itu, peneliti membangun sistem pengambilan keputusan penentuan prioritas calon penerima KIP di SMA Negeri 4 Kendari berbasis website. Sistem ini dibuat menggunakan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evalution (PROMETHEE) untuk menentukan urutan (prioritas) calon penerima KIP. Sistem ini juga menggunakan metode pembobotan, yaitu Stepwise Weight Assessment Ratio Analysis (SWARA) untuk menentukan bobot pada setiap kriteria yang ada. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu metode SWARA dapat digunakan dalam pemberian nilai bobot pada setiap kriteria dan pemberian nilai pada setiap sub kriteria. Kemudian, hasil akurasi yang didapatkan dengan penggunaan metode PROMETHEE dalam sistem pendukung keputusan dalam Penentuan Prioritas Calon Penerima KIP adalah 92%. Kata kunci— sistem pengambilan keputusan, KIP, PROMETHEE, website, SWARA Abstract The Indonesia Smart Card (KIP) is a card intended for poor and vulnerable poor families who want to send their children aged 7-18 years to school for free. In prioritizing prospective KIP recipients at SMA Negeri 4 Kendari, it is not easy because the school must see and select various aspects and criteria that have been determined. However, errors or mistakes usually occur in the process of prioritizing KIP recipient candidates and require a long time. This is because the selection process still uses manual methods. Therefore, researchers built a decision-making system for prioritizing prospective recipients of the KIP at SMA Negeri 4 Kendari based on the website. This system was created using the Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evalution (PROMETHEE) method to determine the order (priority) of prospective recipients of the KIP. This system also uses a weighting method, namely Stepwise Weight Assessment Ratio Analysis (SWARA) to determine the weight on each existing criterion. The results obtained from this study are that the SWARA method can be used in giving weight values to each criterion and giving values to each sub-criteria. Then, the accuracy result obtained by using the PROMETHEE method in a decision support system in Prioritizing Candidates for KIP Recipients is 92%. Keywords— decision making system, KIP, PROMETHEE, website, SWARA
Rancang Bangun Sistem Pengarsipan Dokumen Berbasis Web Menggunakan Metode Prototype (Studi Kasus : ATR/BPN Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara) Andi Annisya; Dea Ariska Nastiti; Muhammad Fikri Haikal Bahri; Bambang Pramono
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2023): Volume 1 Number 3 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengarsipan merupakan bagian pekerjaan kantor yang sangat penting, namun pengelolaan arsip sering terabaikan dan belum efisien, hal tersebut dapat menyebabkan berbabagi masalah dari kerusakan arsip sampai hilangnya data arsip. Tujuan dari penelitian ini adalah sistem yang mempermudah pegawai dalam melakukan pengarsipan dokumen lebih cepat dan akurat. Berdasarkan hasil pengamatan pada sistem pengarsipan dokumen yang berjalan di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Tenggara pada saat ini masih dilakukan secara manual. Hal ini tentunya masih banyak arsip yang dinilai penting tapi secara kondisi fisik arsip tersebut rusak, sehingga untuk menggunakannya perlu berhati-hati dan mempersulit pemakaian arsip tersebut, sehingga perlu adanya sistem pengarsipan dokumen, sistem pengarsipan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan metode prtototype. Kata kunci : Pengarsipan, PHP, Prototype
IMPLEMENTASI ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK PENENTUAN STATUS GIZI BALITA BERBASIS WEB GIS Rahmat Zulwan S; La Ode Muh. Golok Jaya; Bambang Pramono
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk menentukan status gizi balita yang terbagi menjadi 3 kategori, gizi kurang, gizi normal dan gizi lebih. Analisis ini menggunakan 3 atribut data dalam proses penentuan status gizi yaitu usia, tinggi badan, dan berat badan Balita. Sampel penelitian ini diolah dengan mengguakan metode K-Means clustering. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data sekunder sebanyak 100 data. Data ini yang akan menjadi objek uji pada penelitian yang akan dikelompokan berdasarkan kategori yang telah ditentukan dengan menggunakan K-Means clustering. K-Means termasuk algoritma pengelompokan interaktif dimana K-Means melakukan partisi sel data ke dalam sejumlah k cluster yang sudah ditetapkan di awal. Dengan menggunakan 30 data uji yang dilakukan iterasi sebanyak 2 kali dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 Balita yang mengalami gizi kurang, 11 Balita yang mengalami gizi lebih dan 16 Balita yang mengalami gizi normal. Berdasarkan hasil tersebut perlu dilakukan pemantauan lebih lanjut terhadap Balita yang mengalami gizi kurang dan gizi lebih baik dilakukan oleh pihak Kesehatan maupun orang Tua. Kata kunci— Sistem Informasi Geografis, Gizi Balita, K-Means Clustering.
Tempeh Fermentation Monitoring System in Real Time Using Android-Base Fuzzy Inference System Tsukamoto Model Rindy Rindy; Bambang Pramono; Isnawaty
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 1 No. 3 (2023): Volume 1 Number 3 2023
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini dibuat bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring fermentasi tempe yang mengatur suhu dan kelembaban otomatis berbasis Android. Sistem ini menerapkan logika fuzzy Tsukamoto dengan menggunakan intensitas suhu dan kelembaban sebagai parameter sistem. Perangkat yang digunakan untuk mendukung sistem ini di antaranya adalah NodeMCU ESP32 sebagai mikrokontroller dan penghubung ke internet, dan sensor DHT22 sebagai sensor suhu dan kelembaban. Output yang dikeluarkan melalui pemanas dan kipas yang diatur dengan Pulse Width Modulation. Data yang diperoleh sensor diunggah ke database melalui internet. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis dapat menarik kesimpulan yaitu pembuatan alat monitoring suhu dan kelembaban tempe sangat membantu para produsen tempe dalam monitoring suhu dan kelembaban tempe secara real-time. Suhu fermentasi tempe yang dihasilkan berkisar antara 30-36 dengan kelembaban antara 60-70 %RH. Dengan adanya sistem alat monitoring suhu dan kelembaban otomatis produsen tempe dapat melakukan fermentasi tempe lebih cepat menjadi 16 jam.
Sistem Pelayanan Pengaduan dan Usulan Pembangunan Menggunakan Pembobotan ROC dan Algoritma MAUT Nur Rahmawati Subuh; Bambang Pramono; Jumadil Nangi
Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Jurnal Informatika Ilmu Komputer dan Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaduan masyarakat terhadap Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DISPERKIM) merupakan bentuk partisipasi dan pengawasan terhadap pelayanan publik. Saat ini, pengaduan pada Disperkim Buton melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG). Proses MUSRENBANG menghadapi kendala keterbatasan partisipasi masyarakat dan informasi mengenai jadwal serta hasil MUSRENBANG. Proses manual dalam MUSRENBANG menyebabkan kurangnya transparansi dan ketidakakuratan data. Pihak Dinas juga kesulitan dalam hal meninjau pengaduan masyarakat karena lokasi pengaduan yang tidak spesifik dan data aduan yang tidak disertai dengan bukti yang akan ditindak lebih lanjut. Maka dari itu diperlukan suatu sistem layanan pengaduan. Sistem yang dibuat menerapkan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) sebagai metode yang membantu untuk memprioritaskan pengaduan masyarakat berdasarkan kriteria yang ditentukan. Kriteria dibobot menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC). Pengujian akurasi dilakukan dengan membandingkan nilai pada perhitungan manual dan sistem. Akurasi yang diperoleh setelah penggunaan metode ROC dan MAUT yaitu nilai error sebesar 0,0551% dan tingkat akurasinya sebesar 99,9449%. Hasil ini menunujukkan bahwa algoritma MAUT dengan menerapkan pembobotan ROC dapat digunakan untuk penentuan pelayanan pengaduan dan usulan pembangunan.