Student Centered Learning (SCL) sesuai dengan namanya merupakan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya tingkat stresor pada siswa ditinjau dari perbedaan gender. Pengumpulan data menggunakan Skala PASS (Perceived Academic Stress Scale) dengan metode purposive sampling, sebanyak 106 siswa menjadi responden. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif. Perangkat lunak aplikasi yang digunakan untuk analisis adalah JASP versi 0.08.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laki-laki mempunyai tingkat kerentanan stres yang lebih tinggi dibandingkan perempuan dengan (Mean = 58,920), hal ini menunjukkan bahwa laki-laki cenderung lebih banyak mengalami stres pada model pembelajaran SCL.
Copyrights © 2024