Paradigma pembelajaran abad 21 mengharuskan guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang membuat peserta didik melek sains. Salah satu cara adalah melalui pembelajaran berbasis praktikum. Kenyataannya keterbatasan sarana dan prasarana praktikum di beberapa SMP di Kecamatan Amanatun Selatan menuntut guru harus lebih kreatif merancang praktikum-praktikum sederhana, namun guru-guru belum sepenuhnya memahami dengan baik hakikat praktikum dalam pembelajaran serta kurang terampil merancang praktikum IPA berbahan sederhana yang mudah ditemukan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta memberikan pendampingan agar guru menjadi terampil merancang praktikum IPA berbahan sederhan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, demonstrasi dan bimbingan teknis/pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan ini adalah pemahaman guru-guru SMP di Kecamatan Amanatun Selatan menjadi terbuka dan lebih berinovasi mengembangkan macam-macam praktikum dengan alat dan bahan sederhana yang mudah ditemukan.
Copyrights © 2024