Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya prevalensi penyakit ginjal kronis (PGK) di Indonesia. Ketergantungan pasien pada mesin cuci darah menyebabkan penurunan metabolisme karena keadaan penyakit atau karena perawatan hemodialisa. Penurunan aktivitas fisik dan kelemahan otot mempengaruhi kemampuan untuk melakukan tugas yang mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas hidup pada pasien hemodialisis di RS Al-Ihsan. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Total studi termasuk 61 pasien dialisis di Rumah Sakit Al-Ihsan. Pengambilan sampel teknis dengan pengambilan purposive sampel. Hasil uji chi-square didapatkan hubungan aktivitas fisik dengan kualitas hidup (p value = 0,001). Panduan bagi para klinisi di ruang dialisis untuk mengenali manfaat aktivitas fisik bagi pasien PGK. Peneliti selanjutnya dapat menginvestigasi intervensi aktivitas fisik yang tepat untuk pasien PGK sehingga aktivitas yang diberikan tepat dan sesuai untuk pasien PGK.
Copyrights © 2023