Penyakit jantung menjadi penyebab angka kematian tertinggi di seluruh dunia. Tingginya angka kematian gagal jantung dipengaruhi oleh rendahnya kualitas hidup. Kualitas hidup pasien gagal jantung dapat ditingkatkan salah satunya dengan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien gagal jantung kongestif. Peneliti menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 90 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner dukungan keluarga Nursalam dan kuisioner kualitas hidup MLHFQ (Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire). Analisis dan uji statistik menggunakan analisis univariat dan Chi-Square.Hasil penelitian menunjukan sebagian besar berusia 56 – 65 tahun (41,1%), jenis kelamin laki – laki (57%), tingkat pendidikan SMA (51%), tidak bekerja (60%), dan lama menderita gagal jantung lebih dari 1 tahun (82%). Memiliki dukungan keluarga baik 85%, buruk 14,4%.Memiliki kualitas hidup tinggi 82,2%. Kualitas hidup rendah 17,8%. Hasil uji statistic menunjukan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup (p-value 0,010 dan OR=5,7). Kesimpulan dukungan keluarga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung kongestif sebesar 5,7 kali. Rekomendasi perlu dilakukan pendidikan kesehatan mengenai aktivitas yang baik bagi pasien gagal jantung kongestif agar kualitas hidup pasien menjadi lebih baik.
Copyrights © 2024