Tipe kepribadian seringkali disangkut pautkan dengan bagaimana individu berinteraksi dengan lingkungannya, introvert yang seringkali dianggap kurang bisa bergaul dan ekstrovert yang seringkali dianggap lebih aktif pada kegiatan-kegiatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah tipe kepribadian ektrovert dan introvert mempengaruhi minat berorganisi mahasiswa. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif korelasional dengan partisipan sebanyak 43 mahasiswa. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara mahasiswa yang menunjukkan kepribadian ekstrovert dan introvert. Artinya baik mahasiswa yang introvert maupun ekstrovert tidak memiliki korelasi yang kuat dengan minatnya dalam berorganisasi, terbukti dari perhitungan uji korelasi spearman, srho yang telah dilakukan. Beberapa rekomendasi hasil penelitian; pertama, institusi pendidikan dapat mengadopsi pendekatan individualis dalam kegiatan organisasi dengan memberikan mahasiswa kebebabasan untuk mengekplorasi kemampuannya. Kedua, institusi pendidikan harus melakukan langkah penyadaran tentang keragama tipe kepribadian sehingga lingkungan pendidikan lebih inklusif.
Copyrights © 2024