Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang memberikan kebebasan kepada guru untuk memilih materi pelajaran sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN 72 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa guru kurang memanfaatkan media pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka belajar di SDN 72 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara telah dilakukan kepada guru kelas V dan beberapa siswa kelas V dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur. Observasi yang dilakukan peneliti untuk melihat pembelajaran matematika yang dilakukan oleh guru pada saat mengajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterhambatan mengapa guru kurang memanfaatkan media pembelajaran, yaitu pada motivasi guru itu sendiri berpikir bahwa membuat media yang menarik itu sulit, kemudian pada sarana dan prasarana di sekolah alat peraga kurang memadai dan juga pada keterbatasan waktu mengajar. Peneliti ini memberikan masukan di masa mendatang untuk melanjutkan penelitian lanjutan pada kurikulum independen mengenai media pembelajaran dengan inovasi dan penemuan baru.
Copyrights © 2024