Tanah merupakan suatu komponen utama dalam suatu konstruksi bangunan.. Oleh karena itu kondisi tanah harus diketahui terlebih dahulu terutama sifat fisik tanah, agar tidak mengalami kerugian kerusakan bangunan akibat buruknya sifat tanah. Untuk memperbaiki tanah hal yang harus dilakukan adalah dengan stabilisasi tanah. Pada penelitian ini stabilisasi yang dilakukan adalah dengan stabilisasi kimiawi dengan menambahkan garam dapur sebagai bahan stabilisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan garam dapur serta perbandingan tanah asli dengan tanah campuran garam dapur. Pada penelitian ini sampel tanah yang digunakan adalah tanah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Campuran garam yang ditambahkan sebagai bahan stabilisasi adalah 5%,10%, dan 15%, pengujian laboratorium yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik dan pengujian pemadatan standard metode A. Hasil dari penelitian ini adalah OMC tanah asli sebesar 28.863% dan MDD sebesar1.372 gr/cm3. Nilai OMC campuran garam dapur 5% sebesar 31.948% dan MDD sebesar 1.361 gr/cm3. Nilai OMC campuran garam dapur 10% sebesar 29.32% dan MDD sebesar 1.398 gr/cm3. Serta nilai OMC campuran garam dapur 15% sebesar 25.124% dan MDD sebesar1.454 gr/cm3.
Copyrights © 2022