Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS)
Vol. 2 No. 1 (2022): SIMTEKS - Maret

STABILISASI TANAH DENGAN CAMPURAN GARAM DAPUR (NaCl) TERHADAP NILAI PEMADATAN STANDAR METODE A(STUDI KASUS:TANAH LEMPUNG DAERAH KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG)

Nur Nilasari (Universitas Sangga Buana)
Chandra Afriade Siregar (Universitas Sangga Buana)



Article Info

Publish Date
08 Sep 2022

Abstract

Tanah merupakan suatu komponen utama dalam suatu konstruksi bangunan.. Oleh karena itu kondisi tanah harus diketahui terlebih dahulu terutama sifat fisik tanah, agar tidak mengalami kerugian kerusakan bangunan akibat buruknya sifat tanah. Untuk memperbaiki tanah hal yang harus dilakukan adalah dengan stabilisasi tanah. Pada penelitian ini stabilisasi yang dilakukan adalah dengan stabilisasi kimiawi dengan menambahkan garam dapur sebagai bahan stabilisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan garam dapur serta perbandingan tanah asli dengan tanah campuran garam dapur. Pada penelitian ini sampel tanah yang digunakan adalah tanah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Campuran garam yang ditambahkan sebagai bahan stabilisasi adalah 5%,10%, dan 15%, pengujian laboratorium yang dilakukan adalah pengujian sifat fisik dan pengujian pemadatan standard metode A. Hasil dari penelitian ini adalah OMC tanah asli sebesar 28.863% dan MDD sebesar1.372 gr/cm3. Nilai OMC campuran garam dapur 5% sebesar 31.948% dan MDD sebesar 1.361 gr/cm3. Nilai OMC campuran garam dapur 10% sebesar 29.32% dan MDD sebesar 1.398 gr/cm3. Serta nilai OMC campuran garam dapur 15% sebesar 25.124% dan MDD sebesar1.454 gr/cm3.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

simteks

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sangga Buana - YPKP yang memuat hasil-hasil penelitian dan pemikiran para akademisi di bidang Teknik Sipil baik akademisi maupun praktisi, yang ...