Shadowing merupakah salah satu bentuk on the-job learning untuk memfasilitasiintervensi dalam pengembangan karir dan pengembangan kepemimpinan. Melaluiprogram shadowing, diperlukan partisipan untuk secara dekat terlibat namun tidakmengganggu (seperti bayang-bayang), selama beberapa periode waktu untukmencari tahu mengenai pekerjaan tersebut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalahuntuk mengetahui penerapan job shadowing di perusahaan. Peneliti akanmelakukan pembahasan teoriti untuk kemudian dijadikan bahan evaluasi dan saranbagi perusahaan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada studisatu adalah dengan menggunakan unobstrusive, wawancara, observasi Sumber dataunobstrusive yang digunakan berupa struktur organisasi, job description, companyprofile, perjanjian kerja bersama (PKB), data demografi karyawan dan beberapapresentasi manager enablement perusahaan. Studi kualitatif dilakukan kepada 10orang karyawanDari hasil penelitian kualitatif ini disimpulkan bahwa Job shadowing membawadampak positif bagi pekerjaan. Pemahaman mereka terhadap pekerjaan menjadilebih luas. Fokus dari job shadowing project ini adalah untuk memahami kegiatannext process kerjanya. Dengan job shadowing karyawan bisa lebih inovatif dankolaboratif dalam mencari solusi dalam pekerjaanya. Disarankan atasan dari JobShadower dan observed employee disarankan dapat melakukan coaching danmonitoring dalam kegiatan shadowing. Dengan demikian, tujuan dari shadowingmenjadi jelas, pelaksanaan shadowing tidak terkendala perihal waktu. Selanjutnya,atasan dapat memberikan tugas tambahan (challenging task / temporaryassignment) kepada partisipan untuk mengaplikasikan manfaat shadowing padadepartemen kerjanya. Dengan demikian, manfaat shadowing dapat dirasakan olehdepartemen kerja partisipan dan atasan tersebut.Keyword: job, shadowing, shadower
Copyrights © 2019