cover
Contact Name
Tri Panca Titis Arbiansyah
Contact Email
fpsi@borobudur.ac.id
Phone
+6287877454913
Journal Mail Official
tri_panca@borobudur.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kalimalang No.1, RT.9/RW.4, Cipinang Melayu, Kec. Makasar Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13620, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM
Published by Universitas Borobudur
ISSN : 23384689     EISSN : 2621816X     DOI : -
Jurnal Psikologi : Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM menerima naskah berdasarkan riset empiris, baik kuantitatif dan kualitatif. Selain itu, juga menerima naskah meta analisis atau systematic review yang memiliki keunggulan dalam hal kebaruan atau keunikan variabel. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM. Jurnal Psikologi: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan SDM dipublikasikan sebanyak dua kali dalam setahun Juli and Desember. Setiap paper jurnal yang dimasukkan akan dilakukan review. proses review adalah 2-3 minggu setelah paper jurnal di submit. dan untuk mengetahui serta mengidentifikasi review yang sesuai. Focus dan Scope Jurnal Psikologi : Jurnal Pendidikan dan Pengembangan SDM menerima naskah dengan tema riset psikologi secara umum, seperti psikologi klinis, psikologi pendidikan, psikologi sosial, dan psikologi industri dan organisasi, atau tema-tema lainnya.
Articles 74 Documents
PENGARUH SELF-CONTROL TERHADAP AGRESIVITAS REMAJA PADA PELAJAR SMP DAN SMU DI SEKOLAH PERGURUAN NASIONAL Hayati Zahri dan Ira Savira
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i1.366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-control yang meliputi behavior control, cognitive control, dan decisional control terhadap agresivitas remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP dan SMU sekolah Pergunas n = 131. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah skala Likert dengan dua variabel yaitu variabel Self control dan Agresivitas. Teknis analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan wawancara sebagai sumber data tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor agresivitas rendah sebanyak 25 sampel (19,1%), skor sedang sebanyak 106 sampel (80,9%) dan skor tinggi sebanyak 0 (0%). Sedangkan skor variabel self – control rendah sebanyak 0 sampel (0%), skor sedang sebanyak 87 sampel (66,4%) dan skor tinggi sebanyak 44 sampel (33,6%). Untuk nilai koefisien determinasi ( R square ) yang didapat adalah sebesar 0,317. Hal ini berarti bahwa ketiga dimensi dari self control (behavior control, cognitive control dan decisional control) memberikan sumbangsih sebesar 22,6% bagi perubahan variabel agresivitas. Dengan demikian 77,4% dipengaruhi oleh dimensi lain selain ketiga dimensi dari variabel self control yang tidak terukur dalam penelitian ini dapat memberikan perubahan terhadap variabel agresivitas. Kata kunci : self control, agresivitas, remaja
HUBUNGAN KONFORMITAS DENGAN PERILAKU KONSUMTIF PADA REMAJA Ika Wahyu Pratiwi dan Rifa Erfi Yani
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i1.367

Abstract

Konformitas adalah perubahan perilaku yang dilakukan oleh anggota kelompok dengan atau tanpa paksaan untuk menyesuaikan diri dengan norma kelompok. Menurut Baron and Byrne (2004) faktor – faktor yang mempengaruhi konformitas adalah kohesivitas dan ukuran kelompok, dan aspek – aspek konformitas terdiri dari aspek normatif dan informasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja dengan hipotesis ada hubungan yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja. Sampel penelitian ini berjumlah 82 remaja siswa SMA dan sederajat yang memiliki kelompok, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling yaitu pengambilan sampel dengan tujuan tertentu. Teknik analisis data yang dipakai adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari program SPSS terdapat hubungan yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif pada remaja dengan perolehan nilai sig. seberas 0,510 (p>0,05), yang artinya tingkat konformitas para remaja tinggi. Dengan demikian diharapkan para remaja agar lebih berhati – hati dalam memilih teman dan kelompok teman agar tidak terjebak dalam perilaku konsumtif, dan bagi orang tua agar lebih memperhatikan anak – anak mereka dan kelompok teman mereka. Kata kunci : konformitas, perilaku konsumtif
EFEKTIFITAS MODIFIKASI PERILAKU UNTUK MENGATASI ENURESIS PADA ANAK Evi Syafrida Nasution
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 1 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i1.368

Abstract

This study aims to test the effectiveness of the behavior modification program to reduce the behavior of bedwetting (enuresis) during sleep at night with the method of extinction and token economy. This study used single case experiment method with multiple baseline design, so that the effect of the therapy that has been given can be evaluated well. The data collection methods used in this study are interviews, observation, and psychological examination. Subjects in this study amounted to one person, aged 8 years and 9 months, and experienced enuresis. The results of this study indicate that behavior modification program with extinction method and giving token economy to reduce the behavior of bedwetting subject while sleeping at night can be said successful. The change in frequency of bed wetting has decreased significantly. Although until now the subject is sometimes still wet one time in one night. This is because parents are difficult to limit the subject of playing with their friends outside the house like playing romp and less assertive in the application of rules at home. Changes in the behavior of bedwetting a good enough subject is not independent of the role of parents who are willing to assist researchers in applying the rules of implementation of this behavior modification at home. Keywords: extinction, behavior modification, token economy
PENGARUH ANTARA ASERTIVITAS DAN POLA ASUH TERHADAP KECENDERUNGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI KAMPUNG BULAK KECIL-JAKARTA UTARA Tri Nathalia Palupi dan Agus Widi Astuti
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i2.369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara asertivitas dan pola asuh orang tua dengan kecenderungan perilaku seksual pranikah remaja di Kampng Bulak Kecil-Jakarta Utara. Peneliti menggunakan pendeatan kuatitatif dengan teknik analisis regresi berganda. Subjek dalam populasi pada penelitian ini ialah remja yang yang bertempat tinggal di Kampung Bulak Kecil RT 005-006/ RW 013 Jakarta Utara, sebanyak 47 remaja. Dalam penelitian ini, terdiri satu variabel tergantung (dependent variable), yaitu perilaku seksual pranikah dan dua variabel bebas (independent variable), yaitu asertivitas dan pola asuh orang tua. Data diolah menggunakan kuesioner. Alat ukur asertivitas menggunakan aspek-aspek dari teori yang dikemukakan oleh Palmer dan Froehner, pola asuh dengan teori Baumrind, dan perilaku seksual pranikah remaja menggunakan aspek dari Jersild. Berdasarkan hasil penelitian ini, diperoleh nilai R Square sebesar 0,332. Hal ini menunjukkan bahwa sebesar 33,2% perilaku seksual pranikah remaja di Kampung Bulak Kecil-Jakarta Utara dipengaruhi oleh asertivitas dan pola asuh orang tua, sedangkan sisanya sebesar 66,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti. Kata kunci: asertivitas, pola asuh orang tua, dan perilaku seksual pranikah remaja.
Kebermaknaan Hidup Pemulung Di Jakarta Ika Wahyu Pratiwi dan Ratna Juwita Permana Bahari
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i2.370

Abstract

Pencarian kebermaknaan hidup ini sering disebut dengan mencari kebermaknaan hidup dalam penderitaan (meaning in suffering) atau mencari hikmah dalam musibah (blessing in disgue) (Bastaman dalam Isnaningtyas, 2013). Pemulung didefinisikan sebagai orang yang mempunyai pekerjaan utama sebagai pengumpul barang-barang bekas untuk mendukung kehidupannya sehari-hari, yang tidak mempunyai kewajiban formal dan tidak terdaftar diunit administrasi pemerintahan (Twikromo dalam Sutardji, 2009). Kebermaknaan hidup pemulung ini menggunakan teori Frankl dalam Melati, dkk (2013). Metode yang digunaan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pemulung yang membawa serta anggota keluarga yang berada di Jakarta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebermaknaan hidup sudah dimiliki oleh pemulung, hal ini terlihat dari 2 Subjek tersebut yang memiliki semangat, gairah hidup, tidak menyesali apa yang ditakdirkan untuknya namun tetap mempunyai nilai kreatif atau nilai-nilai usaha dengan tanggung jawab, adanya nilai religius dalam diri seperti meyakini adanya kekuatan yang lebih besar dari dirinya, adanya nilai kebenaran, kebajikan, keimanan dan adanya rasa syukur dengan apa yang sudah diberi atau menerima dengan tabah, sabar, adanya rasa cinta dan mempunyai tujuan hidup. Kata kunci: Kata Kunci : Makna Hidup, Pemulung.
Pengaruh Pola Asuh Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMPN 39 Bekasi Linda Sri Pangestuti dan Aziza Putri Rizki
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i2.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pola asuh terhadap motivasi belajar siswa SMPN 39 Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknis analisis regresi linear. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII SMPN 39 Bekasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yang melibatkan 75 siswa-siswi. Dalam penelitian ini, alat ukur di adaptasi dari SPSS 17.0 untuk mengukur pola asuh dan motivasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pola asuh terhadap motivasi belajar siswa secara signifikan dengan nilai sumbangan kedua variabel sebesar 9,3 %. Sedangkan untuk hubungan korelasi antara variabel dilihat dari korelasi Product Moment dari Pearson, diperoleh hasil analisa r hit 0,866 dimana taraf signifikansi sebesar 5% untuk jumlah subyek 75 siswa-siswi adalah 0, 227 ( r tabel ) sehingga r hit > r tabel (p > 0,050) (0,000 < 0,0050) untuk taraf signifikansi 5 % yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan motivasi belajar siswa. Kata Kunci : Pola Asuh , Motivasi Belajar
GAMBARAN SCHOOL REFUSAL PADA ANAK Evi Syafrida Nasution
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i2.372

Abstract

Berangkat sekolah biasanya merupakan suatu hal yang menyenangkan bagi kebanyakan anak-anak, namun tidak semua anak merasakan hal yang sama. Bahkan terdapat beberapa anak yang menolak untuk pergi ke sekolah dengan berbagai macam alasan, ada juga yang memperlihatkan ketakutan dan cemas jika harus pergi ke sekolah. Penelitian ini bertujuan mengungkap gambaran penolakan sekolah pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Adapun teknik dalam pengumpulan data yaitu: wawancara, observasi dan tes psikologis. Analisis data yang dilakukan meliputi koping terbuka (open coding), koding aksial (axial coding), koding selektif (selective coding). Dalam penelitian ini hanya terdapat satu subjek yang sedang sekolah di tingkat TK (Taman Kanak-kanak) dan kedua orang tua sebagai narasumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal-hal yang menyebabkan subjek menolak untuk pergi ke sekolah disebabkan karena subjek belum memiliki kesiapan bersekolah yang cukup. Dimana kemampuan subjek belum berkembang dengan optimal dalam aspek-aspek antara lain: perkembangan motorik, sosialisasi, kognitif, komunikasi, dan adanya pengalaman yang kurang menyenangkan ketika berada di sekolah. Kata kunci: anak, school, refusal
MOTIVASI PENGGUNA WEB SOLUTION PT. INFOMEDIA NUSANTARA Hayati Zahri
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 6 No. 2 (2018): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v6i2.373

Abstract

Pendahuluan Berangkat dari meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kemudahan dalam mengakses informasi, maka produk PT. Infomedia Nusantara melalui Divisi Konten berusaha untuk membuat suatu produk yang berbasis internet yaitu yellowpages.co.id yang mana produk tersebut adalah suatu wadah bagi masyarakat untuk bias mendapatkan informasi yang sifatnya business to business. Tuntutan pasar dan semakin berkembangnya teknologi juga menuntut setiap perusahaan berusaha untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas produknya. Hal ini pula yang saat ini sedang dilakukan oleh PT. Infomedia Nusantara sebagai pengembang yellowpages.co.id (yp.co.id). Proses yang sedang dilakukan sekaran disebut dengan proses re-engineering, dimana tampilan yp.co.id menjadi lebih user-friendly, dan juga lebih atraktif. Selain itu, PT. Infomedia Nusantara juga memberikan layanan untuk membuat website perusahaan lain dengan berbagai macam pilihan paket. Layanan ini juga ingin dikembangkan oleh PT. Infomedia Nusantara karena dirasakan bahwa kedepannya, bisnis web ini akan semakin meningkat. Untuk melihat sampai sejauh mana para pelanggan merasakan manfaat dan layanan yang diberikan oleh PT. Infomedia Nusantara, maka kami membantu pihak Departemen Pemasaran & Pengembangan Produk di Divisi Konten untuk melihat motivasi para konsumen itu dalam menggunakan produk PT. Infomedia Nusantara baikitu yp.co.id, iklan, maupun dalam pembuatan website.
FENOMENA KETEKUNAN PARA PEKERJA LANSIA Ika Wahyu Pratiwi dan Gagas Aryadi Samudro
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 7 No. 1 (2019): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v7i1.374

Abstract

Masa lansia merupakan periode terakhir dalam kehidupan manusia. Masa lansia ditandai dengan adanya beberapa perubahan baik secara fisik, psikologis maupun sosial. Dalam kehidupan sehari – hari di Ibukota Jakarta, sering kita menemui sosok lansia masih bekerja, kebanyakan dari mereka berprofesi sebagai pedagang. Secara lebih lanjut, lansia sudah ukan waktunya lagi mereka untuk bekerja. Masa lansia adalah masa terakhir dalam masa perkembangan manusia dimana mereka seharusnya dapat melalui masa – masanya sesuai tahap perkembangannya. Kondisi tersebut dapat menganggu tugas perkembangan yang harus dilalui oleh lanjut usia, salah satunya adalah mempersiapkan kematiannya sendiri. Berdasar fenomena tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengetahui alasan di balik para lansia masih tekun bekerja meski sebenarnya mereka seharusnya bisa istirahat menikmati masa tua mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjuamlah dua orang dengan usia ± 60 tahun, dan masih tekun bekerja hingga saat ini. Berdasar hasil penelitian, ditemukan bahwa para pekerja lansia masih terus bekerja hingga saat ini dikarenakan faktor ekonomi yang menuntut mereka masih mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hdup dan rasa segan menyusahkan anak, cucu, dan orang lain. Di sisi lain, para lansia terus bekerja hingga saat ini karena mereka ingin memaksimalkan ibadah di mana mereka berusaha untuk mencari keberkahan dalam hidupnya. Namun, di balik semua itu, ada rasa yang terdalam bagi diri mereka bahwa mereka sebenarnya ingin beristirahat menikmati hidup. Kata kunci: lansia, bekerja, ketekunan
IMPLIKASI RESTRUKTURISASI ORGANISASI TERHADAP BUDAYA ORGANISASI Hayati Zahri
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Pengembangan SDM Vol. 7 No. 1 (2019): JURNAL PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN SDM
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/psi.v7i1.375

Abstract

Restrukturisasi Organisasi sebagai salah satu bagian dari Manajemen Perubahan memiliki implikasi-implikasi terhadap Budaya Organisasi, inilah yang membuat kami tertarik untuk melihat dinamika – dinamika yang terjadi di dalam perusahanan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa implikasi – implikasi dari restrukturisasi organisasi dilihat dari aspek budaya organisasi dan memberikan masukan berupa solusi integratif kepada perusahaan. Penelitian ini diambil dengan metode wawancara kepada HRBP, marketing dan sales yang terkait dengan proses restrukturisasi. Ada 3 fase perubahan; unfreezing, freezing, contracting. Pada penelitian ini unfreezing dilakukan dengan Sosialisasi manajemen global ke manajemen tentang Project Restrukturisasi dan Konsultasi dan update proses ke manajemen global , Penghitungan cost and benefit kedua divisi dan Sosialisasi secara cascading ke karyawan. Freezing dilakukan dengan Pengalihan bisnis dan karyawan antara 2 divisi. Dan contracting dengan penyeragaman mind set dan strategi bisnis melalui Training Sales Development Program