Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecenderungan gaya cinta mania terhadap kepuasan hubungan romantis pada subjek emerging adulthood. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Sampel penelitian berjumlah 310 orang dengan menggunakan metode accidental sampling. Kriteria subjek yang terlibat yaitu berusia 18 – 25 tahun, sedang menjalin hubungan romantis (berpacaran), dan berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner yang disebarkan secara online, dengan menggunakan instrumen subskala dari Love Attitude Scale (LAS) yaitu gaya cinta mania (α=0,861) dan skala kepuasan hubungan (reliabilitas α=0,759). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh gaya cinta mania terhadap kepuasan hubungan romantis dengan signifikansi sebesar 0,118 (p > 0,05). Hal ini dimungkinkan karena adanya faktor lain seperti: 1) subjek memiliki lebih dari satu gaya cinta, 2) adanya afeksi yang diterima pasangan meskipun pasangan memiliki gaya cinta mania, dan 3) adanya faktor budaya
Copyrights © 2022