Suasana hati yang tidak baik dapat memicu individu untuk mengonsumsi suatu makanan yang dapat meredam perasaan tidak nyaman. Makanan dianggap menjadi tempat pelarian dari emosi negatif dan hal inilah yang menimbulkan pola perilaku makan tidak sehat yang dikenal dengan istilah emotional eating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi terhadap perilaku emotional eating pada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 423 mahasiwa aktif Universitas Negeri Yogyakarta bertindak sebagai subjerk dalam penelitian ini. Skala yang digunakan adalah Emotion Regulation Questionnaire berjumlah 11 aitem dan Skala Dutch Eating Behavior Questionnaire berjumlah 16 aitem. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh negatif regulasi emosi terhadap perilaku emotional eating pada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta.
Copyrights © 2023