Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan modul mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital untuk siswakelas X TKJ di SMK Negeri 5 Bone. Selanjutnya untuk mengetahui gambaran tanggapan pengguna terhadap modul mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital untuk siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 5 Bone. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan tahapan 4D (Define, Design, Development, Dessiminate). Pengumpulan data penilaian kelayakan modul menggunakan instrumen berupa angket. Penelitian ini melibatkan dua ahli materi dan dua ahli media untuk menilai kelayakan modul. Siswa juga dilibatkan untuk mendapatkan respon kelayakan modul oleh pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa: proses pengembangan modul simulasi digital kelas X TKJ di SMKN 5 Bone berdasarkan tahap define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Hasil penilaian tingkat kelayakan modul yang dilakukan oleh ahli materi memperoleh tingkat kelayakan 87,66% (sangat baik). Sedangkan oleh ahli media memperoleh tingkatkelayakan 97,05% (sangat baik). Respon siswa terhadap modul sebesar 95,33% (dapat diterima). Berdasar data tersebut dapat disimpulkan modul simulasi digital layak dan diterima untuk digunakan sebagai media pembelajaran siswa kelas X TKJ di SMKN 5 Bone
Copyrights © 2021