ADRITA (N1E1 16 003 ): telah melakukan penelitian deangan judul “Ritual Singku Sariga (doa selamat ) pada mayarakat Kelurahan Kadolokatapi Kecamatan Wolio Kota Baubauâ€. Dibimbing oleh Bapak Dr. La Ode Dirman.,M.Si dan Rahmat Sewa Suraya, S.Sos., M.Si Penelitian dilakukan di Kelurahan Kadolokatapi Kecamatan Wolio Kota Baubau dengan tujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan dan makna simbolik yang terkandung dalam ritual singku sariga pada suku buton di Kelurahan Kadolokatapi Kecamatan Wolio Kota Baubau Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskripsi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan ritual singku sariga memiliki beberapa tahap yaitu (1) tahap persiapan bahan ritual singku sariga (2) tahap pelaksanaan (3) tahap akhir. Makna simbolok dalam ritual singku sariga yaitu makna alat dan bahan sesajin berupa dupa,telur,waje,cucur,pisang,tuli-tuli. Secara umum makna ritual singku sariga yaitu meminta perlindungan kepada Allah SWT, supaya dilindungi dari gangguan mahluk hajus/ mahluk gaib serta memudahkan pertumbuhan bayi. Makna yang terkandung dalam pelaksanaan singku sariga (doa selamat) adalah harapan lahirnya bayi bisa tumbuh dengan normal dan sempurna seperti anak lainya serta di berikan umur pannjang dan kesehatan
Copyrights © 2020