Media Matrasain
Vol. 10 No. 3 (2013)

ARSITEKTUR ORGANIK PADA PERANCANGAN BANGUNAN RELIGIUS

Jhohan B. Oranye (Unknown)
Ingerid L. Moniaga (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2013

Abstract

Dalam ilmu Arsitektur dikenal dengan istilah arsitektur organik. Arsitektur organik adalah perancangan bangunan arsitektural yang menjadikan alam sebagai media implementasinya. Perancangan arsitektur organik pada perancangan bangunan religius adalah pesan spiritual yang ingin disampaikan oleh seorang arsitek terhadap rancanganya atau desainya sesuai dengan fungsi bangunan sehingga terjadi keselarasan antara fungsi bangunan itu sendiri dan nilai filosofinya. Pesan tersebut biasanya diterjemahkan dalam bahasa gambar atau bahasa bangunan yang ada pada rancangan desain. Pesan arsitektural biasa disebut dengan nilai filosofi atau banyak juga yang menyebut filosofi bentuk, tapi semuanya mempunyai makna sama.Bentuk dalam arsitektur juga meliputi permukaan luar dan ruang dalam. Pada saat yang sama, bentuk maupun ruang mengakomodasi fungsi-fungsi ( baik fungsi fisik maupun non fisik). Fungsi-fungsi tersebut oleh arsitektur berusaha mengkomunikasikan kepada pemakai bangunan bahwa bentuk-bentukan pada arsitektur organic pada perancangan bangunan religious, dalam kenyataanya mempunyai hubungan spiritual dengan alam dan pencipta,sehingga dapat menghadirkan berbagai macam ekpresi pada bangunan religious .Jadi, besarnya pengaruh arsitektur organic menjadi jelas tatkala kita mengingat perbedaan penampilan bangunan tersebut yang diilhami dari alam, dan oleh arsitek kondisi , atau site pada alam dapat menciptakan bentuk tresebut.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Arts Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Journal of Media Matrasain publishes research results, critical studies/analysis, innovative ideas/thoughts and the results of design works in the fields of architecture and urban ...