Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi adalah ibu yang memiliki balita diwilayah kerja Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh yaitu 452. Pengambilan Sampel menggunakan rumus solvin diperoleh sampel sebanyak 82 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan aplikasi STATA 13. Berdasarkan karakteristik responden diperoleh bahwa 42 orang (51,22%) berjenis kelamin laki-laki dan 40 (48,78%) berjenis kelamin perempuan, 35 orang (42,68%) diare dan tidak diare 47 orang (57,32%), 14 orang (17,07%) keluarga miskin dan keluarga tidak miskin 68 orang (82,93%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan personal hygiene (P-Value= 0.002), sarana air bersih (P-Value= 0.016), jamban sehat (P-Value = 0.002), dan tidak ada hubungan sarana pembuangan air limbah (P-Value= 0.126), sarana pembuangan sampah (P-Value= 0.002) dengan kejadian diare balita pada keluarga miskin dan keluarga tidak miskin diwilayah kerja Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh tahun 2022. Diharapkan kepada ketua bidang Penyakit Menular Puskesmas Jaya Baru Kota Banda Aceh agar dapat meningkatkan promosi kesehatan dan tindakan pencegahan terjadinya diare pada balita.
Copyrights © 2024