Di tengah era globalisasi yang serba praktis dan modern, tradisi seren taun masih rutin dilaksanakan oleh masyarakat Sunda, khususnya yang berada di provinsi Jawa Barat dan Banten. Inti dari tradisi seren taun adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang didapat dan harapan agar hasil panen kembali melimpah di tahun berikutnya. Dalam tradisi seren taun terdapat banyak nilai-nilai dan unsur kebudayaan yang terkandung dan harus terus dilestarikan agar tidak hilang sebagai dampak dari globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan tradisi seren taun dalam upaya pelestarian kebudayaan Sunda di era globalisasi seperti saat ini. Metode penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), dengan tahapan mengumpulkan, mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi hasil penelitian terdahulu tentang tradisi seren taun di berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi seren taun dapat dijadikan sebagai sarana pelestarian kebudayaan Sunda, karena sangat banyak unsur kebudayaan Sunda yang terkandung dalam rangkaian tradisi ini, mulai dari tarian, alat musik, sastra, pakaian adat, hiburan, hingga nilai-nilai luhur
Copyrights © 2024