Aradea Ferescky
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tradisi Seren Taun Sebagai Sarana Pelestarian Kebudayaan Sunda di Era Globalisasi Aradea Ferescky; Desy Safitri; Sujarwo, Sujarwo
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 16 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the midst of the practical and modern era of globalization, the seren taun tradition is still routinely carried out by the Sundanese people, especially those in the provinces of West Java and Banten. The essence of the seren taun tradition is an expression of gratitude for the harvest obtained and the hope that the harvest will be abundant again in the following year. In the seren taun tradition there are many values ​​and cultural elements contained and must continue to be preserved so that they are not lost as a result of globalization. The aim of this research is to analyze the implementation of the seren taun tradition in efforts to preserve Sundanese culture in the current era of globalization. This research method uses the Systematic Literature Review (SLR) method, with the stages of collecting, identifying, analyzing and evaluating the results of previous research on the seren taun tradition in various regions in West Java and Banten. The findings from this research show that the seren taun tradition can be used as a means of preserving Sundanese culture, because there are many elements of Sundanese culture contained in this series of traditions, starting from dance, musical instruments, literature, traditional clothing, entertainment, to noble values
Percampuran Budaya Lokal dan Unsur Islam dalam Tradisi Seren Taun Desa Purwabakti, Bogor Aradea Ferescky; Martini Martini; Nova Scorviana H
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi informasi mengenai akulturasi yang terjadi antara tradisi Seren Taun dan unsur Islam di Desa Purwabakti dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengidentifikasi bentuk akulturasi unsur Islam dalam tradisi Seren Taun di Desa Purwabakti. 2) Untuk memahami faktor-faktor yang mendasari akulturasi antara tradisi Seren Taun dan unsur Islam di Desa Purwabakti. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Subjek penelitian terdiri dari 6 informan, yang meliputi 1 informan kunci dan 5 informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Akulturasi yang terjadi antara tradisi Seren Taun dan unsur Islam di Desa Purwabakti mencakup berbagai aspek, mulai dari makna tradisi, penentuan tanggal pelaksanaan, pembacaan doa, hingga berbagai rangkaian kegiatan yang mengandung unsur Islam. 2) Beberapa faktor yang mendasari terjadinya akulturasi antara tradisi Seren Taun dan unsur Islam di Desa Purwabakti meliputi peran tokoh masyarakat dan tokoh agama, kepercayaan masyarakat, tradisi yang diwariskan, serta dukungan dari masyarakat.
ANALISIS TRADISI SEREN TAUN SEBAGAI SARANA PELESTARIAN KEBUDAYAAN SUNDA DI ERA GLOBALISASI Aradea Ferescky; Desy Safitri; Sujarwo
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah era globalisasi yang serba praktis dan modern, tradisi seren taun masih rutin dilaksanakan oleh masyarakat Sunda, khususnya yang berada di provinsi Jawa Barat dan Banten. Inti dari tradisi seren taun adalah sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang didapat dan harapan agar hasil panen kembali melimpah di tahun berikutnya. Dalam tradisi seren taun terdapat banyak nilai-nilai dan unsur kebudayaan yang terkandung dan harus terus dilestarikan agar tidak hilang sebagai dampak dari globalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan tradisi seren taun dalam upaya pelestarian kebudayaan Sunda di era globalisasi seperti saat ini. Metode penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), dengan tahapan mengumpulkan, mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi hasil penelitian terdahulu tentang tradisi seren taun di berbagai daerah di Jawa Barat dan Banten. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi seren taun dapat dijadikan sebagai sarana pelestarian kebudayaan Sunda, karena sangat banyak unsur kebudayaan Sunda yang terkandung dalam rangkaian tradisi ini, mulai dari tarian, alat musik, sastra, pakaian adat, hiburan, hingga nilai-nilai luhur