Jayawijaya terkenal akan destinasi wisata dan adat istiadat budayanya yang unik. Namun dibalik itu semua masih tersimpan stigma negatif yaitu sebagai daerah rawan konflik.. Perang suku merupakan wujud dari konflik yang sering terjadi antar OAP. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mengidentifikasi bentuk dan pola konflik OAP, (2) Mengidentifikasi penyebab konflik OAP, dan (3) Menganalisis peran kearifan lokal setempat berfungsi sebagai modal sosial dalam usaha penyelesaian konflik OAP di Kabupaten Jayawijaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksploratif dan deskriptif-analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk dan pola konflik OAP yang selama ini terjadi di Jayawijaya dalam bentuk kekerasan massa yang bersifat terbuka dan mengarah pada aksi saling serang hingga berujung terjadinya perang suku. (2) Adapun penyebab konflik di picu oleh 3 hal yaitu : perebutan wilayah adat, masalah perselingkuhan, dan dampak minuman beralkohol. (3) sedangkan peran kearifan lokal yang befungsi sebagai modal sosial dalam penyelesaian konflik OAP yaitu melalui melalui tradisi bakar batu dimana dalam tradisi ini, tecermin bagaimana masyarakat Papua membangun solidaritas pasca-konflik yang terjadi. Melalui tradisi ini, solusi konflik masyarakat lahir dan menjadi landasan kesepahaman untuk memelihara solidaritas dan perdamaian antara masyarakat yang beragam. Kata Kunci: Konflik, OAP, Kearifan Lokal, Modal Sosial.
Copyrights © 2024