Penulisan kesultanan Melayu Jambi berakhir tahun 1904, ketika Belanda berhasil memenangkan perang melawan rakyat Jambi dan gugurnya Sultan Thaha Saifuddin pada 27 April 1904. Dengan gugurnya Sultan Thaha maka berakhirlah kesultanan Melayu Jambi yang digantikan dengan Keresidenan dibawah kekuasaan Belanda. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh politik kolonial dan desentralisasi di daerah Jambi 1906-1042. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yakni: Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa dampak dari adanya desentralisasi ini sangat menguntungkan bagi pihak Belanda maupun rakyat Jambi, dimana perekonomian Jambi pada saat itu berkembang dengan pesat dan Belanda dapat meningkatkan taraf hidup warga negaranya di daerah Jajahannya dengan membentuk Keresidenan Jambi.
Copyrights © 2023