Beton berongga (porous concrete) yang digunakan terdiri dari agregat alam (batuan bulat) dengan gradasi terbanyak yakni lolos ¾” dan 3/8”, tanpa menggunakan pasir, air dan bahan tambah retarder. Pada penelitian ini menggunakan faktor air semen (FAS) sebesar 0,35. Pengujian sifat fisik material beton yang dilakukan berupa pengujian kuat tekan dan volume pori. Pengujian beton berongga dilakukan pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari. Benda uji untuk pengujian kuat tekan dan volume pori berupa silinder berdiameter 15 cm x tinggi 30 cm. Hasil pengujian sampel beton berongga pada umur 28 hari yang direndam memiliki kuat tekan rata-rata terbesar 95,70 kg/cm2, sedangkan yang tidak direndam sebesar 83,80 kg/cm2, atau mengalami penurunan sebesar 12,43%, sedangkan hasil pengujian volume pori rata-rata beton berongga pada umur 28 hari yang direndam sebesar 19,98 %, sedangkan yang tidak direndam sebesar 19,97% atau hampir tidak mengalami perubahan.
Copyrights © 2024