Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan pada kehidupan remaja, terutama dalam konteks penggunaan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran moderasi kontrol diri dalam hubungan antara keterampilan sosial dan penggunaan internet bermasalah pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 137 partisipan remaja usia 12-20 tahun. Instrumen penelitian mencakup skala keterampilan sosial, skala kontrol diri, dan skala penggunaan internet bermasalah. Hasil analisis menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan kontrol diri memiliki dampak signifikan terhadap penggunaan internet bermasalah (Z = -2.68, p = 0.007; Z = -6.09, p < 0.001). Remaja dengan keterampilan sosial yang lebih tinggi dan kontrol diri yang baik cenderung mengalami tingkat penggunaan internet yang lebih sehat. Tidak ditemukan efek moderasi kontrol diri dalam hubungan antara keterampilan sosial dan penggunaan internet bermasalah (Z = 1.79, p = 0.074). Meskipun tidak terdapat efek moderasi yang signifikan, temuan ini memberikan kontribusi bahwa keterampilan sosial memiliki pengaruh langsung terhadap penggunaan internet bermasalah tanpa perlu melalui mekanisme kontrol diri. Pada penelitian ini ditemukan kecenderungan kontrol diri yang rendah pada partisipan sehingga dapat mempengaruhi efek moderasi. Eksplorasi variabel lain dalam hubungan antara keterampilan sosial dan penggunaan internet bermasalah masih diperlukan. Implikasi praktis penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang program-program pendidikan yang mendukung perkembangan positif remaja dalam era digital.
Copyrights © 2024