Rendahnya hasil belajar bidang keterampilan lompat jauh jongkok pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 11 Wuluhan menjadi pendorong penelitian ini. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui apakah penggunaan tali rintangan yang dimodifikasi dapat meningkatkan kemampuan lompat jauh pada teknik jongkok. Penelitian tindakan kelas yang menggunakan analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif adalah metodologi yang digunakan. Tujuan analisis deskriptif kualitatif adalah untuk menjelaskan temuan observasi kolaborator dalam kaitannya dengan jumlah siswa yang dilihat. Sementara itu, analisis deskriptif kuantitatif membandingkan temuan observasi kolaborator dan peneliti terhadap bagaimana siswa berperilaku selama kelas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan tali rintangan yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, dapat memenuhi kriteria kesuksesan yang telah ditentukan yaitu 70%. Data awal menunjukkan 20% siswa tuntas. Pada siklus satu terjadi peningkatan ketuntasan sebesar 20%. Pada siklus dua meningkat sebanyak 30%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang menggunakan tali pembatas terbukti mampu meningkatkan kemampuan siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyah 11 Wuluhan. Melalui penelitian ini dapat diimplikasikan untuk memberikan informasi atau referensi dalam pembelajaran lompat jauh dan menambah kreatifitas guru, juga membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan lompat jauh.
Copyrights © 2024