Kegiatan posyandu dapat dikembangkanĀ dengan fokus pada kesehatan lanjut usia (lansia). Kader adalah tenaga sukarela yang dipekerjakan oleh dan untuk masyarakat dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan. Namun kenyataannya di Desa Cijagang masih terdapat permasalahan yang berhubungan dengan kader dan posyandu lansia diantaranya yaitu seperti tidak adanya pelatihan untuk kader posyandu lansia, terbatasnnya kuota lansia untuk mengikuti posyandu lansia yang diadakan di puskesmas, tidak adanya program PMT (Pemberian Makanan Tambahan),dan masih adanya beberapa lanjut usia terlantar. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan lanjut usia. Oleh karena itu penulis mengadakan penyuluhan terkait program dan peran kader posyandu lanjut usia dengan tujuanĀ untuk meningkatkan pengetahuan kader mengenai berbagai program dan peran kader dalam pelaksanaan posyandu lanjut usia. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini berbasis makro yaitu FGD( Focus Group Discussion) yang berupa wawancara, pre test dan post test, serta studi dokumentasi. Tujuan diberikannya pre test dan post test yang berisi pertanyaan-pertanyaan terkait program dan peran kader posyandu yaitu untuk mengukur pengetahuan kader tersebut terkait program apa saja yang diberikan untuk lanjut usia dan peran apa saja yang dapat dilakukan oleh kader posyandu lanjut usia. Dari hasil penyuluhan dan pengisian pre test- post test tersebut menunjukkan bahwa terdapat kemajuan dan peningkatan pengetahuan kader dengan persentase 100%.
Copyrights © 2024