Pada era internet partisipatif seperti sekarang, seluruh pengguna memiliki kebebasan mengunggah apapun yang dikehendaki, termasuk User Generated Content. Dengan adanya konten UGC maka akan terjadi penyebaran informasi bagi orang-orang yang terjangkau. UGC adalah teknik promosi yang memanfaatkan orang lain untuk mempromosikan suatu hal dengan memberikan kepercayaan sepenuhnya untuk mengolah konten sebaik mungkin kemudian disebarkan melalui internet. UGC dalam industri makanan berperan sebagai metode pemasaran electronic word of mouth. Sehingga terjadilah fungsi menyebarkan informasi yang berguna bagi pengguna lain maupun brand. Dikutip dari (teknologi.bisnis.com, 2019), pengguna profil bisnis Instagram mencapai angka 25 juta dengan 2 juta diantaranya adalah pengiklan global. Dari angka tersebut, mereka rata-rata mampu menghasilkan laba hingga 50 juta perbulan. Langkah UGC ini juga dapat diterapkan dalam industri makanan khas daerah, khususnya Soto Sabreng dari Sumenep. Dengan penerapan UGC diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap Soto Sabreng. Dengan menggunakan metode etnografi virtual, penelitian kualitatif ini akan melakukan penggalian data secara virtual pada informan yang terlibat langsung dalam UGC Soto Sabreng. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan UGC Soto Sabreng di Instagram untuk meningkatkan popularitas Soto Sabreng belum dapat dipastikan bekerja. Hal tersebut dikarenakan masih minim konten User Generated Content di Instagram mengenai Soto Sabreng.
Copyrights © 2024