Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terkait mitigasi (pra bencana) banjir di Kelurahan Kalodran Kecamatan Walantaka Kota Serang Provinsi Banten. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 74 masyarakat berdasarkan jumlah KK di wilayah yang terkena dampak banjir di Kelurahan Kalodran Kecamatan Walantaka. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi lapangan, penyebaran kuesioner (angket), dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif berdasarkan hasil presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa Persepsi masyarakat terkait mitigasi (pra bencana) banjir di Kelurahan Kalodran Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten termasuk dalam kategori sedang dengan presentase 62,4% menjawab kurang setuju dan belum mengetahui Langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum terjadinya bencana banjir, dikarenakan tidak adanya pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkait mitigasi pra bencana banjir serta tidak adanya kegiatan sosialiasi atau pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga yang berwenang, namun dari dukungan masyarakat yang memilih setuju artinya jika dilakukannya kegiatan sosialisasi terkait mitigasi bencana di Kelurahan Kalodran maka masyarakat akan mendukung kegiatan tersebut.
Copyrights © 2024