Keluarga berencana merupakan salah satu program pelayanan kesehatan yang preventif yang paling dasar dan paling utama bagi wanita. Peningkatan dan perluasan pelayanan keluarga berencana merupakan salah satu usaha menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu yang sedemikian tinggi akibat kehamilan yang dialami oleh wanita. Banyak wanita yang harus menentukan pilihan kontrasepsi yang sulit, tidak hanya karena terbatas jumlah metode-metode tertentu mungkin tidak dapat diterima sehubungan dengan kebijakan nasional KB, kesehatan individual dan seksualitas wanita atau biaya untuk memperoleh kontrasepsi. Desa Saitagaramba merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias. Desa ini merupakan salah satu desa yang tidak mencapai program keluarga berencana (KB). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana (KB) dan untuk memenuhi tridarma bagi dosen. Metode yang digunakan adalah tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan di hadiri oleh pasangan usia subur sebanyak 58 orang, kegiatan penyuluhantentang keluarga berencana (KB) dilakukan pada hari pertama, pada saat melakukan penyuluhan tidak ditemukan masalah ataupun kendala. Pasangan usia subur sangat merespon penyuluhan yang disampaikan, Untuk pembagian brosur tidak ditemukan masalah apapun, PUS sangat tertarik untuk membaca brosur yang dibagikan. Sedangkan untuk pembagian pil dan kondom masih ada ditemukan masalah dimana masih ada PUS yang tidak menerima pil tersebut. Pengetahuan seseorang mempengaruhi tindakan seseorang dalam melakukan sesuatu hal yang positif, semakin baik pengetahuan PUS terhadap sesuatu maka semakin baik tindakannya dalam melakukan hal yang baik.
Copyrights © 2022