Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan zat gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting berdampak dari berbagai faktor seperti berat lahir yang rendah, asupan nutrisi yang kurang, dan infeksi berulang serta berbagai faktor lingkungan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah memberikan penyuluhan untuk mengubah pengetahuan dan perilaku ibu balita terkait gizi balita untuk mengurangi stunting pada anak, memberikan pelatihan pembuatan diversifikasi makanan abon tempe, memberikan makanan tambahan kepada balita berupa sushi abon tempe dan nasi kempal isi abon tempe . Hasil pengabdian kepada Masyarakat (PKM) memberikan dampak positif berupa peningkatan pengetahuan dan perilaku terkait gizi anak yaitu pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 9 orang (41,36%) meningkat menjadi 14 orang (61,59%). Pemberian pelatihan pembuatan diversifikasi makanan abon tempe berupa sushi abon tempe dan nasi kempal isi abon tempe memberikan dampak perubahan keterampilan pada ibu balita dan kader Posyandu. Hasil uji organoleptik (tingkat kesukaan) produk olahan abon tempe menunjukkan bahwa abon tempe masuk dalam kategori disukai oleh ibu balita dan kader Posyandu dengan nilai skor 4.78. Kurangnya gizi pada anak disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu balita dan kurangnya sumber daya finansial. Implikasinya bahwa perlunya tambahan pengetahuan tentang gizi balita pada anak usia sekolah dan perlunya diberikan makanan tambahan lain dari makanan produk pertanian yang merupakan produk lokal yang berlimpah seperti makanan ubi jalar.
Copyrights © 2024