Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan struktur komunitas spesies kelelawar denganfaktor fisik gua: Studi di gua wilayah selatan Pulau Lombok. Struktur komunitas meliputi kekayaan spesies,kelimpahan, indeks keanekaragaman dan indeks kemerataan.Sedangkan faktor fisik gua meliputi jumlahmulut gua, panjang lorong gua, lebar lorong gua, tinggi gua dan jumlah ventilasi gua.Analisis data hasilpenelitian dilakukakan denganmenggunakan analisis multivariat RDA (Redundancy analysis) dan PCA(Principal Component Analysis). Hasil RDA menunjukkan bahwa struktur komunitas (Kekayaan spesies(S), kelimpahan (N), indeks keanekaragaman (Hê) dan indeks kemerataan (E)) berkorelasi positif denganpanjang gua (PG) dengan R=0,5707, lebar gua (LG) dengan R=0,4812 dan tinggi gua (TG) denganR=0,0169 dan struktur komunitas berkorelasi negatif dengan mulut gua (MG) dengan R= -0,0801 danventilasi gua (VG) dengan R= -0,3439.Sedangkan hasil analisis PCAmenunjukkan bahwa terdapat 4komunitas terpisah dalam 4 titik axis yang berbeda.Pada axis 1 terdapat 2 komunitas yaitu komunitas guaKenculit dan komunitas gua Pantai Surga.Sedangkan axis 2, 3 dan 4 masing-masing satu komunitas yaitu gua Gale-gale, gua Raksasa dan gua Buwun.Kata Kunci:Kelelawar, Struktur komunitas dan fisik gua
Copyrights © 2016