JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023

EVALUASI GEOMETRIK JALAN DI KABUPATEN SANGGAU ( STUDI KASUS RUAS JALAN AMBAWANG - TAYAN )

Alvisha, Dio (Unknown)
Erwan, Komala (Unknown)
Mukti, Elsa Tri (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2023

Abstract

Perencanaan geometrik jalan harus bisa memenuhi fungsi dasarnya yaitu memberi pelayanan yang optimum untuk kelancaran dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Ada beberapa parameter yang diperlukan , yaitu pengendara, kendaraan dan arus lalu lintas. Adapun data yang diperlukan adalah patok survei, sketsa atau gambar lokasi, kerangka pengukuran horizontal dan detail horizontal. Manfaat dari survei ialah untuk mempermudah dalam survei lanjutan dan mendapatkan titik-titik lokasi tikungan dan tanjakan yang dianggap mempunyai sudut tangen dan kelandaian yang cukup besar diantara tikungan dan tanjakan yang lain. Hasil analisa menunjukan bahwa karakteristik tikungan 1, 2 dan 3 cocok pada bentuk SCS dikarenakan wilayah topografi dan jari-jari eksisting yang di lapangan terlampau kecil. Kondisi eksisting Tikungan 1,2, dan 3 memiliki lebar jalan 6 m. Tikungan 1 merupakan tikungan dengan kondisi medan topografi datar dengan kontur tertinggi 38.000 dan kemiringan 0.311% , Tikungan 2 merupakan tikungan dengan kondisi medan topografi datar dengan kontur tertinggi 40.736 dan kemiringan 2.122%. Tikungan 3 merupakan tikungan dengan kondisi medan topografi datar dengan kontur tertinggi 40.736 dan kemiringan 2.122%. Pada tikungan yang tajam akan mengakibatkan perubahan kemiringan melintang serta dapat mengakibatkan timbulnya patahan pada tepi perkerasan sebelah luar. Dari hasil analisa diambil solusi dengan kecepatan rencana 30 km/jam.Kata Kunci : Geometrik Jalan, Kemiringan, Topografi, Jalan Ambawang "“ Tayan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...