JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022

Arahan Pengembangan Jalur Pedestrian Di Koridor Jalan Jenderal Ahmad Yani Berdasarkan Walkability Index

Ramadhanti, Annisa Fitri (Unknown)
Wulandari, Agustiah (Unknown)
Pratiwi, Nana Novita (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2022

Abstract

Jalur pedestrian adalah bagian dari delapan elemen perancangan kota yang berfungsi sebagai pemisah jalur lalu lintas dengan pejalan kaki dan ruang publik masyarakat. Jalur pedestrian koridor Jalan Jenderal Ahmad Yani merupakan ruang publik yang dibangun untuk menciptakan Kota Pontianak ramah terhadap pejalan kaki. Namun, memiliki permasalahan minimnya ketersediaan fasilitas pendukung sehingga memengaruhi minat masyarakat dalam berjalan kaki. Sejalan dengan konsep tersebut, diperlukan penilaian menggunakan metode Global Walkability Index (GWI) berdasarkan preferensi peneliti dan preferensi pejalan kaki terhadap sembilan parameter pengamatan. Hasil perhitungan sembilan parameter merupakan nilai walkability yang menunjukan kualitas jalur pedestrian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan arah pengembangan jalur pedestrian koridor Jalan Jenderal Ahmad Yani menggunakan skoring hasil Global Walkability Index (GWI). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan permintaan data ke instansi. Hasil penelitian menunjukan nilai walkability berdasarkan preferensi peneliti dan preferensi pengguna adalah 49, artinya fasilitas jalur pedestrian dan lingkungannya sedikit sulit dijangkau dengan berjalan kaki. Berdasarkan walkability index, dapat dilakukan arahan pengembangan didasari dari nilai parameter GWI yang rendah yakni melalui penyediaan, perbaikan, dan perawatan jalur pedestrian dan fasilitas pendukungnya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...