Fasilitas U-Turn yang berada di ruas Jalan Arteri Supadio-Bundaran Transmart menyebabkan kemacetan pada saat jam sibuk. Kemacetan tersebut disebabkan oleh pengaruh dari kendaraan yang berbelok di U-Turn. Penelitian ini bermaksud mengevaluasi U-Turn di Jalan Arteri Supadio. Survei kendaraan dilakukan dengan merekam arus lalu lintas dengan bantuan CCTV secara berurutan dimulai dari hari Kamis, Jumat dan Sabtu salama 12 jam pada pukul 06.00-18.00 WIB. Evaluasi secara geometrik mengacu pada Pedoman Putaran Balik Bina Marga (2005) dan Pedoman Dep. Kimpraswil Perencanaan Median Jalan (2004). Manual Kapasitas Jalan Indonesia digunakan sebagai dasar perhitungan dengan output berupa derajat kejenuhan (DS) dan software VISSIM dengan output berupa kecepatan, tundaan dan panjang antrian. Hasil yang diperoleh untuk kendaraan berputar balik pada U1 adalah sebesar 784 smp/jam dan U2 sebesar 118 smp/jam. Hasil kontrol geometri menunjukkan bahwa kondisi eksisting tidak memenuhi persyaratan karena lebar median yang kurang dari persyaratan Pedoman Bina Marga (2005). Hasil analisis software VISSIM menunjukkan rekomendasi terbaik adalah dengan melakukan penambahan lajur tunggu dan diperoleh hasil DS pada kondisi tersebut sebesar 0,76 untuk arah Pontianak-Kubu Raya dan arah Kubu Raya-Pontianak sebesar 0,49.Kata Kunci: U-Turn, VISSIM, Kinerja Lalu Lintas
Copyrights © 2023