Kota Pontianak merupakan salah satu Ibu Kota di Kalimantan Barat yang memiliki banyak permukiman di kawasan tepian sungai. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan. Permasalahan kepadatan penduduk dan penggunaan lahan permukiman yang besar telah menimbulkan kerentanan pada kualitas permukiman yang kurang baik. Riset ini bermaksud untuk menilai kualitas lingkungan permukiman ditepian sungai Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan berbasis sistem informasi geografis. Pendekatan riset ini memakai metode kuantitatif. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan parameter kepadatan permukiman, lokasi permukiman, lebar jalan masuk, kondisi jalan masuk permukiman, dan pohon pelindung jalan. Teknik analisis yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan metode pembobotan harkat dan scoring serta penilaian overlay berbasis SIG. Hasil dari analisis tingkat kualitas lingkungan permukiman di Kelurahan Benua Melayu Laut Kecamatan Pontianak Selatan didominasi kualitas III (buruk) luas sebesar 19,27 ha atau 67,90%, kemudian kualitas II (sedang) luas sebesar 8,67 ha atau 30,55% dan kualitas I (baik) luas sebesar 0,44 ha atau 1,55%. Hasil pemetaan sebaran kualitas lingkungan permukiman di Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan berdasarkan hasil overlay memiliki sebaran kualitas baik sebesar 1,55 % (1 blok RW yaitu RW 02), kualitas sedang sebesar 30,55 % (5 blok RW yaitu RW 03, RW 06, RW 07, RW 08 dan RW 09) dan kualitas buruk sebesar 67,90 % (4 blok RW yaitu RW 04, RW 05, RW 10, dan RW 11).Kata Kunci : kualitas, overlay, permukiman, pembobotan, tepian SIG
Copyrights © 2021