Rendahnya pemanfaatan pelayanan kesehatan puskesmas dapat menghambatupaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Berdasarkan data profil kesehatan Kota Banjarbaru, menunjukkan bahwa persentase kunjungan ke Puskesmas Guntung Payung sebesar 36,7% selama tahun 2017 dan menurun sebesar 25,37% pada tahun 2018. Penelitian bertujuan melakukan analisis tentang faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung Kota Banjarbaru. Bentuk penelitian yakni kuantitatif dengan desain observasional analitik serta menerapkan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ialah semua rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung berjumlah 5.351 rumah tangga. Sampel penelitian berjumlah 100 rumah tangga yang dengan menerapkan rumus Slovin yang ditarik dengan menerapkan teknik simple random sampling. Data diambil dengan memakai instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian menyimpulkan adanya hubungan antara aksesibilitas pelayanan kesehatan (p-value=0,010), penilaian keadaan kesehatan yang paling dirasakan oleh individu (p-value=0,032), dan perilaku petugas kesehatan (p-value=0,000) terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan, serta tidak ada hubungan antara kepemilikan asuransi kesehatan (p-value=0,445) dan waktu tunggu pelayanan kesehatan (p-value=0,376) terhadap pemanfaatan pelayanankesehatan.
Copyrights © 2021