Volume penjualan UMKM Nagari Bayua masih terbilang sangat kecil. Pelaku UMKM belum bisa menyatakan kos dan laba yang mereka peroleh. Mereka hanya menghitung jumlah penjualan dan pengeluaran. Belum ada pemisahan antara aset usaha dengan aset pribadi. Disisi lain, kurangnya volume penjualan dan laba UMKM Nagari Bayua disebabkan oleh kurangnya promosi (marketing). Oleh karena itu, UMKM membutuhkan pemahaman pengelolaan keuangan yang baik dan workshop pemanfaatan teknologi informasi dalam bentuk digital marketing. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah memberikan pelatihan kepada UMKM Nagari Bayua dengan dua pendekatan: (1)metode ceramah dan diskusi, (2) metode demonstrasi. Pemberian pelatihan mengenai pengelolaan keuangan terkait akuntansi diberikan dengan tujuan pelaku UMKM dapat merencanakan target-target keuangan usaha kedepannya dan pelatihan digital marketing dengan tujuan pengembangan usaha berbasis teknologi pada UMKM. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diikuti oleh peserta telah memberikan peningkatan penambahan pemahaman bagi peserta pelatihan sebesar 83,75% dari yang sebelumnya hanya 47%.
Copyrights © 2024