Abstrak: Desa Panca Mukti memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Wangi yang diharapkan dapat memaksimalkan peran wanita untuk pertanian desa. Berdasarkan hasil observasi tim dilapangan meskipun KWT Sekar Wangi ini telah memberikan kontribusi terhadap produksi pertanian di daerahnya, namun masih terdapat kendala dalam pengelolaan limbah pertanian. Limbah-limbah tersebut, terutama yang berasal dari aktivitas pertanian sawit belum terolah dengan baik. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan skill mitra dengan pemanfaatan limbah lidi sawit menjadi produk bernilai ekonomi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yakni metode partisipatif kepada para mitra yang merupakan kelompok ibu-ibu KWT Sekar Wangi yang berjumlah 40 orang. Pelatihan dilaksanakan dengan teori dan praktik langsung pembuatan lidi dahan sawit menjadi anyaman piring. Hasil dari program ini mencakup peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra terkait pengolahan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomi tinggi berupa anyaman lidi sawit Sebanyak 35 anggota mitra atau sebesar 87% mampu membuat anyaman dan memulai memasarkan dengan offline dan online.Abstract: The village of Panca Mukti is home to the Sekar Wangi Women Farmers Group (KWT), which is expected to maximize the role of women in the village's agricultural sector. Despite the contributions of KWT Sekar Wangi to agricultural production in the area, field observations have revealed challenges in managing agricultural waste, particularly those generated from oil palm farming activities, which remain inadequately processed. The objective of this community service initiative is to enhance the skills of the partners by utilizing palm frond waste to create economically valuable products. The method employed in this service activity is participatory, involving 40 women members of KWT Sekar Wangi. The training was conducted through both theoretical instruction and hands-on practice in crafting woven plates from palm fronds. The outcomes of this program include a significant increase in the knowledge and skills of the partners in processing agricultural waste into high-value economic products, specifically woven palm frond crafts. A total of 35 members, or 87% of the participants, successfully created woven products and have begun marketing them both offline and online.
Copyrights © 2024