Latar belakang: Salah satu masalah kesehatan ibu dan anak di Indonesia adalah pemberian ASI Eksklusif. Rendahnya pemberian ASI Eksklusif disebabkan oleh perilaku ibu itu sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan ibu bekerja yang tidak memberikan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif degan pendekatan cross sectional study di wilayah kerja Puskesmas Sitinjak mulai November 2022 sampai Januari 2023. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu bekerja yang ada di Wilayah Kerja Puskemas Sitinjak dengan tekhnik pengambilan sampel secara total sampel (exhaustive sampling) sebanyak 80 ibu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta pengolahan dan analisis data mengunakan program SPSS dengan uji Chi-Square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap ibu (p=0.000), dukungan suami (p=0.001) berhubungan secara signifikan dengan ibu bekerja yang tidak memberikan ASI Eksklusif. Pengetahuan ibu ( p=0.17) tidak berhubungan secara signifikan dengan ibu bekerja yang tidak memberikan ASI Eksklusif serta variabel yang paling berhubungan adalah dukungan suami dengan nilai Exp (B)=0.206,CI 95%=0.067-0.633. Kesimpulan: Temuan penelitian ini bahwa ibu bekerja tidak memberikan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor sikap dan dukungan suami sehingga diperlukan upaya untuk menanggulangi pemberian ASI Eksklusif dengan cara memberikan pendidikan kesehatan kepada semua ibu hamil dan menyusui.
Copyrights © 2024