Anto J. Hadi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinants of Anemia on Pregnant Women in Sitinjak Health Center South Tapanuli District Nur Arfah Nasution; Haslinah Ahmad; Anto J. Hadi
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v6i2.2004

Abstract

Anemia in pregnant women is a health problem during pregnancy that is influenced by low iron consumption. Anemia in pregnancy is a maternal condition where the hemoglobin level is below 11 gr/dl. This research aims to analyze the determinants of the incidence of anemia in pregnant women at the Sitinjak Health Center, South Tapanuli Regency. This type of research is quantitative with a cross-sectional study approach. The population and sample were all pregnant women who visited and underwent antenatal care examinations at the Sitinjak Health Center, South Tapanuli Regency. A total of 68 pregnant women and sampling techniques were carried out for the total sample. The research instrument used a questionnaire and checked the Hb of pregnant women using a Hb meter. Data processing and analysis using chi-square and multiple logistic regression. The results of this study showed that maternal age (p= 0.027), parity (p= 0.027), nutritional status (p= 0.005), ANC frequency (p= 0.012), compliance with Fe tablet consumption (p= 0.002) were significantly related to the incidence of anemia. in pregnant women and the variable most related to the incidence of anemia is nutritional status with a value of Exp (B) = 3.411. The conclusion was obtained that the incidence of anemia in pregnant women is caused by factors such as age, parity, nutritional status, frequency of ANC, and compliance with the consumption of Fe tablets. So it is necessary to increase antenatal care visits in IEC health efforts (communication, information, education) related to anemia in pregnant women.
Pengaruh Pola Asuh dan Karakteristik Ibu terhadap Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan : The Influence of Parenting Patterns and Mother Characteristics on Stunting in the Working Area of Pintu Padang Health Center Tapanuli Selatan Regency Nurani Harahap; Rusdiyah Sudirman Made Ali; Anto J. Hadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4298

Abstract

Latar belakang: Stunting erat kaitannya dengan pola asuh ibu, didalam keluarga biasanya para ibu berperan penting mengatur makanan keluarga, oleh karena itu para ibu adalah sasaran utama untuk pendidikan gizi keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh dan karakteristik ibu terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional study. Populasi adalah seluruh balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Pintu Padang sebanyak 1.935 balita. Sampel penelitian adalah sebagian balita yang dijadikan peneltian sebanyak 182 yang diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate random sampling dengan uji statistik menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil: Penelitian diperoleh bahwa usia ibu (p=0,000), pendapatan keluarga (p=0,001), tinggi badan ibu (p=0,000), pola asuh (p=0,000) dan pola pemberian makan (p=0,000) adalah variabel yang berpengaruh dengan kejadian stunting. Variabel pendidikan (p=0,299) dan suku (p=0,205) tidak berpengaruh dengan kejadian stunting serta pola pemberian makan yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting dengan nilai Exp (B) 5,381. Kesimpulan: Diperoleh bahwa temuan pada penelitian ini dipengaruhi oleh faktor usia ibu, pendapatan keluarga, tinggi badan ibu, pola asuh serta pola pemberian makan sehingga diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi pada keluarga atau masyarakat terkait stunting pada balita.