Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi signifikansi arsitektur vernakular dalam konteks budaya, sosial, lingkungan, dan perilaku. Peneliti mengadopsi metodologi penelitian literatur dengan menyelidiki berbagai artikel, buku, dan makalah penelitian yang relevan dalam domain ini dan melakukan aplikasi pada studi kasus di Kota Semarang dan Surakarta. Hasil penelitian ini menyoroti bahwa arsitektur vernakular bukan sekadar bentuk fisik, melainkan juga cerminan yang jelas dari identitas budaya dan warisan lokal. Selain itu, ditemukan bahwa arsitektur vernakular berperan penting dalam mempromosikan kohesi dan inklusivitas di dalam komunitas, menghadirkan ruang bersama yang mendukung pertemuan dan interaksi sosial. Penggunaan sumber daya lokal dan penerapan desain pasif dalam arsitektur vernakular juga berkontribusi pada efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan. Lebih jauh lagi, penelitian ini mengungkapkan bahwa arsitektur vernakular secara alami mengikuti dan memahami pola perilaku serta norma sosial masyarakat yang menghuninya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini memberikan pemahaman yang dalam tentang pentingnya arsitektur vernakular dalam berbagai aspek budaya, sosial, lingkungan, dan perilaku. Informasi ini dapat berperan dalam membimbing praktik desain yang lebih berkelanjutan dan inklusif, yang mempertimbangkan konteks lokal dan mendukung interaksi positif dalam komunitas.
Copyrights © 2023