Bandung Conference Series: Pharmacy
Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Pharmacy

Sintesis Hidrogel Berbasis Alginat dengan Bahan Aktif Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.)

Wahyu Ningsih (Farmasi)
Arlina Prima Putri (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung)
Hanifa Rahma (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2024

Abstract

Abstract. Mangosteen peel (Garcinia mangostana L. ) it contains bioactive compounds that have the potential for various health and cosmetic purposes. Hydrogel is a network of hydrophilic polymers that are cross-linked, have the ability to expand by absorbing water or biological liquids but cannot be dissolved due to cross-linking so that it is an attractive choice as a form of preparation because of its ability to retain water, easy to apply and ease of modification of its physical properties. The alginate group of dialdehyde is more reactive, its rotation is freer, and also its degradation is higher so that alginate dialdehyde is better than sodium alginate in drug delivery. The results of simplicial determination show the truth of mangosteen peel. Characteristics test of simplisia mangosteen peel meets the requirements so that it can ensure quality and safety, namely a moisture content of 8,7% ± 0,018%, total as content of 2,0% ± 0,01 %, acid insoluble ash content 0,5% ± 0,2%, water-soluble juice content 15,7% ± 0.1%, ethanol soluble juice content 22,6% ± 2,1%, drying shrinkage 7,2% ± 0,4%. Based on the results of phytochemical filtration, mangosteen peel extract contains alkaloids, flavonoids, tannins, phenols, saponins, steroids, monoterpenes, sesquiterpenes and anthraquinones. Hydrogel synthesis of mangosteen peel extract produces hydrogels with brown and transparent characteristics. Abstrak. Kulit manggis (Garcinia mangostana L. ) memiliki kandungan senyawa bioaktif yang berpotensi untuk berbagai keperluan kesehatan dan kosmetika. Hidrogel adalah jaringan polimer hidrofilik yang berikatan silang, memiliki kemampuan mengembang dengan cara menyerap air atau cairan biologis tetapi tidak dapat larut karena adanya ikatan silang sehingga menjadi pilihan yang menarik sebagai bentuk sediaan karena kemampuannya menahan air, mudah diaplikasikan dan kemudahan modifikasi sifat fisiknya. Gugus alginat dialdehid lebih reaktif, rotasinya lebih bebas, dan juga degradasinya lebih tinggi sehingga alginat dialdehid lebih baik dibandingkan natrium alginat dalam penghantaran obat. Hasil determinasi simplisia menunjukkan kebenaran kulit manggis. Pada uji penetapan karakterisasi simplisia kulit manggis memenuhi syarat sehingga dapat menjamin mutu dan keamanan yaitu diperoleh kadar air 8,7% ± 0,018%, kadar abu total 2,0% ± 0,01 %, Kadar abu tidak larut asam 0,5% ± 0,2%, kadar sari larut air 15,7% ± 0.1%, kadar sari larut etanol 22,6% ± 2,1%, susut pengeringan 7,2% ± 0,4%. Berdasarkan hasil penapisan fitokimia ekstrak kulit manggis mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, fenol, saponin, steroid, monoterpen, seskuiterpen dan antrakuinon. Sintesis hidrogel ekstrak kulit manggis menghasilkan hidrogel dengan karakteristik berwarna cokelat dan transparan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...