Kemiskinan tetap menjadi masalah ekonomi yang serius yang menghambat pemenuhan kebutuhan dasar individu. Penelitian ini mengkaji dinamika kemiskinan dengan meninjau peran faktor-faktor determinan seperti ketimpangan pembangunan, angka harapan hidup (AHH), produk domestik regional bruto (PDRB), dan inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan untuk periode 2005-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi linear berganda, diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pembangunan, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sulawesi Selatan. Sebaliknya, AHH dan PDRB memiliki pengaruh negatif yang signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi yang efektif dalam pengentasan kemiskinan, terutama dengan memajukan sektor kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat miskin.
Copyrights © 2024